Posts tagged ‘Wavecom’

Interfacing Visual Basic 2008 Dengan Modem Wavecom


modem GSM Wavecom Dengan menggunakan perangkat modem GSM Wavecom kita bisa membuat sebuah sistem SMS gateway. SMS gateway dapat digunakan untuk berbagai keperluan, misalnya sistem informasi akademik, sistem informasi pooling, dan sistem informasi lainnya. Selain sistem informasi, SMS gateway juga dapat digunakan untuk media telemetri, atau pengukuran jarak jauh dimana media  SMS sebagai penghubung komunikasi datanya.

Salah satu alternatif yang dapat digunakan adalah modem GSM serial yang saat ini dapat dibeli dengan harga yang terjangkau. Selain itu, kita cukup menyediakan sebuah PC untuk membuat sistem. Pada tulisan ini akan dijelaskan salah satu cara interfacing antara modem serial GSM dengan Visual Basic 2008.

Membuat Interface

1. Membuat desain form interface dengan Visual Basic 2008 seperti berikut

Kita masukkan beberapa item dari toolbox, diantaranya:

– PictureBox1 dan PictureBox2

– Label

– ComboBox

– Button1 dan Button2

– TextBox1, TextBox2, dan TextBox3

desain form interface

2. Masukkan komponen SerialPort1, seperti gambar berikut

menambahkan toolbox serial

Setelah selesai, hasil akhir dari desain Form Interface Modem adalah seperti berikut:

Hasil tampilan akhir

Penjelasan:

Dim WithEvents serialPort As New IO.Ports.SerialPort

perintah diatas berfungsi untuk mendeklarasikan variabel serialPort sebagai sebuah komponen SerialPort.

Private Sub Form1_Load(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles MyBase.Load

Dim a As Integer

‘cek available serial port pada komputer

‘termasuk serial modem

For i As Integer = 0 To _

My.Computer.Ports.SerialPortNames.Count – 1

‘tambahkan ke dalam list combo serial port

cbbCOMPorts.Items.Add( _

My.Computer.Ports.SerialPortNames(i))

a = i

Next

cbbCOMPorts.Text = cbbCOMPorts.Items(a)

End Sub

Coding di atas berfungsi untuk mendapatkan list serial port yang ada pada komputer. Sehingga secara otomatis akan diketahui port serial dan nomernya pada daftar ComboBox.

Private Sub Button2_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Button2.Click

Try

SerialPort1.PortName = cbbCOMPorts.Text

If SerialPort1.IsOpen = True Then

SerialPort1.Close()

End If

If SerialPort1.IsOpen = False Then

With SerialPort1

.Open()

.Handshake = IO.Ports.Handshake.RequestToSend

‘.RtsEnable = True

‘.DtrEnable = True

End With

End If

Fungsi coding di atas untuk mengatur properti serial port yang dipilih dan membuka koneksi untuk siap digunakan.

Dim Enter1, Enter2, Enter3 As Integer

Dim Echo, Echo1, Echo2, Echo3 As String

Dua baris berfungsi untuk deklarasi variabel yang akan digunakan berikutnya.

‘mengambil kode produk

SerialPort1.WriteLine(“AT+CGMI” & vbCrLf)

Threading.Thread.Sleep(500)

Echo = SerialPort1.ReadExisting

Enter1 = Strings.InStr(Echo, vbCrLf)

Echo1 = Strings.Right(Echo, Len(Echo) – Enter1)

Enter2 = Strings.InStr(Echo1, vbCrLf)

Echo2 = Strings.Right(Echo1, Len(Echo1) – Enter2 – 1)

Enter3 = Strings.InStr(Echo2, vbCrLf)

Echo3 = Strings.Left(Echo2, Enter3 – 1)

txtKodeProduksi.Text = Echo3

Karena setiap device/produk modem GSM memiliki tipe dan kode yang berbeda, maka kita bisa mengetahui kode produk dari device dengan menggunakan AT Command “AT+CGMI”. Setelah mendapatkan command di atas, modem akan memberikan kode yang menunjukkan kode produk yang selanjutnya ditampilkan pada TextBox txtKodeProduksi.

‘mengambil model produk

SerialPort1.WriteLine(“AT+CGMM” & vbCrLf)

Threading.Thread.Sleep(500)

Echo = SerialPort1.ReadExisting

Enter1 = Strings.InStr(Echo, vbCrLf)

Echo1 = Strings.Right(Echo, Len(Echo) – Enter1)

Enter2 = Strings.InStr(Echo1, vbCrLf)

Echo2 = Strings.Right(Echo1, Len(Echo1) – Enter2 – 1)

Enter3 = Strings.InStr(Echo2, vbCrLf)

Echo3 = Strings.Left(Echo2, Enter3 – 1)

txtModel.Text = Echo3

Kita juga bisa mengetahui model produk dari device yang digunakan dengan perintah “AT+CGMM”. Pada coding di atas, hasilnya akan ditampilkan pada TextBox txtModel.

‘mengambil nomer IMEI

SerialPort1.WriteLine(“AT+CGSN” & vbCrLf)

Threading.Thread.Sleep(500)

Echo = SerialPort1.ReadExisting

Enter1 = Strings.InStr(Echo, vbCrLf)

Echo1 = Strings.Right(Echo, Len(Echo) – Enter1)

Enter2 = Strings.InStr(Echo1, vbCrLf)

Echo2 = Strings.Right(Echo1, Len(Echo1) – Enter2 – 1)

Enter3 = Strings.InStr(Echo2, vbCrLf)

Echo3 = Strings.Left(Echo2, Enter3 – 1)

txtIMEI.Text = Echo3

Setiap modem/perangkat komunikasi memiliki nomer unik yang berbeda dari yang lain, yang disebut IMEI. Kita bisa mengetahui nomer IMEI dengan command “AT+CGSN”. Hasilnya ditampilkan pada TextBox txtIMEI.

‘menutup koneksi port

SerialPort1.Close()

Fungsi di atas untuk menutup koneksi port serial sehingga dapat digunakan kembali untuk proses yang lain.

Catch

MsgBox(“Gagal terhubung ke ‘ ” + cbbCOMPorts.Text + ” ‘. Mungkin port sedang digunakan.”, MsgBoxStyle.Exclamation, “Koneksi”)

End Try

End Sub

 

Demikian semoga bermanfaat.

Mengirim SMS dengan Visual Basic .NET


Pada kesempatan ini, Anda akan mempelajari bagaimana mengirim pesan singkat melalui Visual Basic .NET menggunakan Modem GSM Wavecom. Modem Wavecom memiliki beberapa perintah AT Command yang berhubungan dengan SMS, diantara untuk mengirim, menghapus, membaca, dan lainnya. Komunikasi antara modem GSM dengan VB .NET melalui port serial. Sehingga Anda akan mudah melakukannya karena pada VB .NET sudah tersedia tool untuk komunikasi melalui port serial.

Mengirim SMS

 

 

 

 

Untuk mengirim SMS melalui modem, lakukan langkah-langkah berikut ini:

  1. AT

balasan “OK” jika modem berfungsi

  1. AT+CMGF=1

mengatur mode Teks

  1. AT+CSCA= ”+XXXX”

nomer SMS Center, tergantung SIM Card yang digunakan

Untuk mengirim pesan:

  1. AT+CMGS= ”+NNNN” <Enter>

nomer handphone yang akan dituju

  1. Pesan_yang_akan_kita_kirim <Ctrl+Z>

Kemudian, bagaimanakah jika menggunakan VB .NET?

Langkah-langkahnya sama dengan diatas.

  1. SerialPort1.WriteLine(“AT”)

mengirim perintah AT ke port serial
2. SerialPort1.WriteLine(“AT+CMGF=1” & vbCrLf)

mengirim perintah AT+CMGF=1 dan Enter, yaitu kita mengatur modem agar bekerja dalam mode teks.

  1. SerialPort1.WriteLine(“AT+CSCA=” & Chr(34) & txtCenter.Text & Chr(34) & vbCrLf)

mengirim perintah AT+CSCA diikuti nomer SMS Center dan Enter. Nomer SMS Center di sini tergantung dari operator SIM card yang dipakai, sehingga bisa disesuaikan

  1. SerialPort1.WriteLine(“AT+CMGS=” & Chr(34) & txtNotujuan.Text & Chr(34) & vbCrLf)

mengirim perintah AT+CMGS diikuti nomer tujuan SMS dan enter. Nomer tujuan bisa semua operator.

  1. SerialPort1.WriteLine(txtPesan.Text & Chr(26)) ‘SMS sending

mengirim isi pesan diikuti Ctrl+z


dengan demikian isi SMS akan terkirim sukses.

Untuk lebih jelasnya, silakan pelajari pada code VB .NET yang disertakan. Semoga bermanfaat.

Testing Modem GSM Wavecom dengan Visual Basic 6.0


Pada kesempatan kali ini kita akan mencoba membuat sebuah program sederhana untuk melakukan komunikasi antara Visual Basic 6.0 dengan modem GSM Wavecom. Modem Wavecom dapat diatur dengan dua mode, yaitu mode teks dan mode PDU. Untuk kesempatan kali ini kita akan menggunakan mode teks yang lebih mudah dimengerti dan mudah interfacing dengan VB 6.0.

Modem Wavecom

Modem ini memiliki banyak command yang diawali dengan AT, diantaranya dapat digolongkan menjadi:

  1. General Command
  2. Call Control Command
  3. Network Service Command
  4. Security Command
  5. Phonebook Command
  6. Short Message Command
  7. Supplementary Services command
  8. Data Command
  9. Fax Command
  10. V24-V25 Command
  11. Spesific AT Command, dan
  12. Other Command

Untuk lebih detail tentang fungsi dan syntax AT Command masing-masing command di atas, Anda dapat merujuk pada datasheet yang ada di bawah.

Kali ini kita akan mencoba menggunakan beberapa AT Command dengan menggunakan interface VB 6.0. Pada dasarnya, interfacing serial dengan modem GSM Wavecom bisa dilakukan dengan tool lain, misalnya Hyperterminal, mikrokontroller ataupun, bahasa pemrograman yang lain, diantaranya Delphi, Visual C, Matlab.

Diantara beberapa fungsi AT command yang dapat digunakan antara lain:

  • Manucfacturer identification +CGMI
  • Request model identification        +CGMM
  • Request revision identification     +CGMR
  • Product Serial Number         +CGSN

Visual Basic 6.0

Dengan menggunakan bahasa pemrograman yang telah familiar dan banyak referensi, maka VB 6 adalah bahasa yang tentunya juga mudah untuk digunakan dalam contoh saat ini. Untuk membuat interface dengan Modem GSM Wavecom, ikuti langkah-langkah berikut:B

Buat desain pada VB 6 seperti tampilan berikut

untuk membuat desain diatas, komponen yang dipakai dan setting propertiesnya adalah:

– Command1

  • Caption = Send Command

– Command2

  • Caption = &Exit

-Text1

  • Text = “”

– Text2

  • Text = AT+CGMR

– Serial (MSComm)

  • Setting = 115200,n,8,1
  • CommPort = 2 (sesuaikan)

– Timer1

  • Interval = 100
  • Enabled = True

– Label1

  • Caption = Testing GSM Modem  dengan AT Command

Selanjutnya isikan code pada masing-masing bagian seperti berikut

Private Sub Command1_Click()
Serial.Output = Text2.Text + vbCrLf
End Sub

Private Sub Command2_Click()
Unload Me
End Sub

Private Sub Exit_Click()
Unload Me
End Sub

Private Sub Form_Load()
If Serial.PortOpen = True Then
Serial.PortOpen = False
Serial.PortOpen = True
ElseIf Serial.PortOpen = False Then
Serial.PortOpen = True
Serial.DTREnable = True
Serial.RTSEnable = True
Serial.RThreshold = 1
Serial.InputLen = 1
End If

End Sub

Private Sub Form_Unload(Cancel As Integer)
If Serial.PortOpen = True Then
Serial.PortOpen = False
End If
End Sub

Private Sub Timer1_Timer()
Text1.Text = Text1.Text & Serial.Input
End Sub

Untuk melakukan testing, isikan AT+CGMI, kemudian klik button Send Command. Maka akan muncul respon berikut:

Sekian, mudah-mudahan bermanfaat.

Code Tes Modem VB 6.0

wavecom_command

Artikel Terkait:

Mengirim dan menerima SMS menggunakan HyperTerminal melalui Modem GSM Serial

Mengirim dan menerima SMS menggunakan HyperTerminal melalui Modem GSM Serial


Pada kesempatan ini akan saya berikan sedikit contoh bagaimana mengirim dan menerima sms menggunakan hyperterminal melalui modem GSM serial. Seperti kita sudah ketahui, bahwa program bawaan Windows® adalah sebuah program yang sangat familiar bagi orang yang hobby ataupun seorang teknisi yang sering berhubungan dengan interfacing. Hyperterminal merupakan software yang universal dan mudah penggunaannya.

Dengan menggunakan hyperterminal kita bisa mengatur setting serial port sesuai dengan hardware yang akan kita gunakan. Seperti seting baud rate, stop bit, parity, data bit, dan flow control.

Bagaimanakah cara membuat sebuah koneksi interface dengan hyperterminal? Berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan:

1.       Buka Hyperterminal

 

2.       Selanjutnya akan muncul dialog box berikut, pilih Cancel


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

3.       Kemudian pilih Yes

 

 

 

 

  1.      Pilih OK


 

 

 

5.       Pada Connection Description berikut, berilah nama SMS


 

 

 

 

 

 

 

 

 

6.       Kemudian pilihlah Serial Port yang akan digunakan dengan memilih dari combo box Connect using. Kemudian klik OK.


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

7.       Selanjutnya kita tentukan Port setting seperti berikut. Kemudian pilih OK


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

8.       Tampilan dibawah ini adalah workspace hyperterminal yang akan kita gunakan untuk berkomunikasi dengan modem

 

 

 

 

 

 

 

Untuk melakukan komunikasi dengan modem GSM serial, kita menggunakan AT+Command. AT+Command adalah kumpulan perintah yang diawali dengan AT untuk berkomunikasi dengan modem. Modem yang saya gunakan adalah Wavecom® Fastrack yang murah dan mudah dibeli. Modem yang saya gunakan memiliki sekumpulan AT+Command yang terangkum pada panduan yang dapat dilihat disini. Pada dasarnya modem yang dapat digunakan adalah modem yang support dengan AT+Command, walaupun pada beberapa merk modem mungkin memiliki beberapa perintah yang berbeda tergantung dari vendor pembuatnya.

Selanjutnya saya akan mencoba mengakses modem dengan perintah AT+Command. Diantaranya, informasi yang dapat saya ambil adalah: Manufacturer identification, Request model identification, Request revision identification, Product Serial Number, Request IMSI, Card Identification, Capabilities list, dan lain-lain. Lebih lengkapnya dapat dilihat pada wavecom command.

Saya akan mendapatkan informasi diatas dari modem yang saya gunakan.

  • Manufacturer identification

Pada hyperterminal ketik AT+CGMI kemudian diikuti Enter. Perintah ini akan memberikan identitas/nama pembuat modem GSM.

Hyperterminal –> Modem AT+CGMI Mendapatkan nama pembuat
Modem à Hyperteminal WAVECOM MODEMOK Perintah valid, Wavecom modem

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  • Request model identification

Pada hyperterminal ketik AT+CGMM kemudian diikuti Enter. Perintah ini akan mendapatkan band (GSM 900, DCS 1800 atau PCS 1900) yang support dengan modem yang digunakan. Jawaban dari modem dapat kombinsi dari ketiganya.

Hyperterminal –> Modem AT+CGMM Mendapatkan versi hardware
Modem à Hyperteminal MULTIBAND 900E 1800OK

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  • Request revision identification

Pada hyperterminal ketik AT+CGMR kemudian diikuti Enter. Perintah ini akan mendapatkan versi software.

Hyperterminal à Modem AT+CGMR Mendapatkan versi software
Modem à Hyperteminal 641b09gg.Q2403A 1320676 061804 14:38OK

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  • Product Serial Number

Pada hyperterminal ketik AT+CGSN kemudian diikuti Enter. Perintah ini akan mendapatkan IMEI dari modem yang digunakan.

Hyperterminal –> Modem AT+CGSN Mendapatkan IMEI
Modem à Hyperteminal 352129002454434OK IMEI yang ada di EEPROM
Hyperterminal à Modem AT+CGSN Meminta IMEI
Modem à Hyperteminal +CME ERROR: 22 IMEI tidak ditemukan di EEPROM

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Dan untuk informasi lainnya dapat merujuk pada AT+Command yang ada.

Selanjutnya kita akan mencoba menggunakan hyperterminal untuk mengirim dan menerima SMS melalui Modem GSM serial. Perintah-perintah yang digunakan adalah: AT+CMGF, AT+CSCA, AT+CMGS, AT+CNMI, AT+CMGR, AT+CMGD.

Mengirim SMS

Tes koneksi hyperterminal dengan Modem GSM menggunakan perintah AT diikuti Enter. Jika koneksi terhubung maka  akan muncul OK. Selanjutnya kita ketik berikut:

AT                                 balasan “OK” jika modem berfungsi

AT+CMGF=1                 mengatur mode Teks

AT+CSCA= ”+XXXX”   nomer SMS Center, tergantung SIM Card yang digunakan

Untuk mengirim pesan:

AT+CMGS= ”+NNNN” <Enter>                 nomer handphone yang akan dituju

Pesan_yang_akan_kita_kirim <Ctrl+Z>

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Menerima SMS

Kemudian bagaimanakan jika kita ingin menerima pesan?  Modem GSM dapat disetting dengan dua cara, pertama Immediate, dan kedua Notification. Berikut langkah yang dapat dilakukan.

Tes koneksi hyperterminal dengan Modem GSM menggunakan perintah AT diikuti Enter. Jika koneksi terhubung maka  akan muncul OK. Selanjutnya kita ketik berikut:

a.       Immediate, ketika kita ingin hyperterminal menerima pesan yang masuk secara detil. GSM modem akan langsung mengirim pesan ke komputer dengan perintah +CMT.

AT+CMGF=1

AT+CNMI=1,2,0,0,0              mengatur agar modem mengirim pesan ke computer saat diterima

Saat pesan diterima, maka computer akan menerima

+CMT: “+nnnn”,,”10/12/06,06:04:10+28”

Pesan_balasan_dari_handphone

 

 

 

 

 

 

 

 

Computer akan memantau port serial secara kontinyu dan menampilkan pesan jika telah diterima.

b.       Notification, ketika pesan diterima, maka GSM akan mengirim notifikasi ke computer menggunakan perintah +CMTI diikuti nomer memori pesan tersimpan.

AT+CMGF=1

AT+CNMI=1,1,0,0,0

mengatur agar modem mengirim notifikasi  ke computer saat diterima

Saat pesan diterima, maka computer akan menerima

+CMTI: “SM”,9                                 pesan tersimpan pada memori nomer 9

 

 

 

 

 

 

 

 

Ketik AT+CMGR=9                            untuk membaca pesan dari memori nomer 9

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Balasan dari modem:

+CMGR: “REC UNREAD”,”+nnnnn”,”10/12/06,06:13:06+28”

Pesan_balasan

OK

Kemudian ketik AT+CMGD=9                          menghapus pesan pada nomer memori 9

 

 

 

 

 

 

 

Demikian langkah-langkah untuk mengirim dan menerima sms menggunakan hyperterminal. Pada dasarnya untuk mengirim dan menerima SMS dapat menggunakan program-program yang lain, misalnya: Visual Basic 6.0, Visual Basic .NET, C++, Delphi atau pun yang lainnya dengan prinsip yang sama.

SMS dapat digunakan untuk pengukura jarak jauh (telemetri), pengendalian jarak jauh (telecommand), SMS gateway, dan lainnya.

Semoga bermanfaat.

Kami juga menerima pesanan yang berhubungan dengan penerapan SMS dalam aplikasinya.

Rohmadi

(15 Maret 2011)

%d blogger menyukai ini: