Posts tagged ‘Programming’

Tutorial Pemrograman GUI dengan Matlab: Update Static Text


Pada bagian ini akan disampaikan serial tutorial pemrograman GUI menggunakan Matlab.

Setelah mengikuti serial tutorial ini sampai selesai, pembaca diharapkan dapat membuat GUI sendiri menggunakan Matlab dan mengembangkannya sesuai dengan kebutuhan.

Pada sesi ini akan diberikan tutorial tentang Static Text. Biasanya digunakan untuk membuat sebuah informasi kepada user melalui tulisan. Properties dari text dapat diganti melalui script saat program sedang berjalan ataupun ketika program dibuat dari awal.

Suatu kasus jika text informasi harus berganti sesuai dengan kondisi tertentu, maka informasti text melalui Static Text dapat update dengan mudah dengan mengikuti langkah-langkah berikut:

 

Demikian, semoga bermanfaat.

 

Contoh Array dalam Labview


Pada labView, bekerja terkait dengan array adalah suatu yang penting, tidak terkecuali dengan program yang lain. Sama halnya dengan Matlab, pada LabView penggunaan array juga merupakan suatu hal yang sangat penting.

Pada panel LabView, kita dapat membuat sebuah array dengan langkah-langkah seperti berikut:

[Baca selengkapnya tutorial]

 

Program Database Siswa Dengan VB


Databases siswa adalah salahs atu komponen penunjang sistem administrasi yang selayaknya setiap sekolah memiliki untuk menunjang proses administrasi. Database sekolah, dapat dikembangkan lebih lanjut untuk layanan berbasis IT untuk kemajuan sistem informasi pada sebuah sekolah. Untuk sebuah sekolah yang memiliki jumlah siswa yang banyak, maka kebutuhan akan adanya database siswa adalah sebuah keharusan. Dengan menggunakan program aplikasi yang sudah familiar, Visual Basic 6 dapat dibuat sendiri program aplikasi Database Siswa.

Pada bagian Ini kita dapat membuat sebuah database siswa secara sederhana. Database ini hanya terdiri dari:

db siswa acces

  • NIS = sebagai Primary Key

  • Nama Siswa

  • Jenis Kelamin

  • Nomer HP

selain data di atas, nantinya pembaca dapat menambahkan sesuai dengan kebutuhan. Disini dibuat sederhana agar lebih mudah dimengerti dan lebih mudah dimodifikasi sendiri.

  1. Menambahkan Data

add data

  • Isikan data secara lengkap

  • Klik tombol Tambah

  1. Mencari Data

cari data

  • Isikan nomor NIS

  • Tekan Enter

  1. Mengedit Data
  • Cari data

  • Klik tombol Edit

edit

  • Edit data seperlunya, kecuali NIS

  • Klik tombol Update

update

  1. Menghapus Data
  • Cari Data

  • Klik tombol Hapus

hapus

Demikian program sederhana Database Absensi Dengan Visual Basic 6.

Download Source Code (Menyusul).

Mencari Posisi Sebuah Karakter/String Dengan VB


Untuk mengetahui posisi sebuah karakter pada sebuah string, menggunakan Visual Basic 6, kita dapat menggunakan syntax:

Public Shared Function InStr(_
   ByVal String1 As String, _
   ByVal String2 As String, _
   Optional ByVal Compare As CompareMethod _
) As Integer
' -or-
Public Shared Function InStr(_
   ByVal Start As Integer, _
   ByVal String1 As String, _
   ByVal String2 As String, _
   Optional ByVal Compare As Microsoft.VisualBasic.CompareMethod _
) As Integer

Parameter:

– Start= nilai posisi awal pencarian, jika tidak diberikan maka akan dimulai dari awal string. optional

– String1= String dimana karakter yang akan dicari. harus ada.

– String2= String/karakter yang akan dicari. harus ada.

– Compare= metode yang digunakan. Binary atau Text.

Contoh:

'String tujuan pencarian.
Dim SearchString As String = "XXpXXpXXPXXP"
'karakter yang akan dicari "p".
Dim SearchChar As String = "P"

Dim TestPos As Integer
' Pencarian dengan metode Text, dimulai dari posisi 4. akan didapatkan 6
TestPos = InStr(4, SearchString, SearchChar, CompareMethod.Text)

' Pencarian dengan metode binary, dimulai dari posisi 1. didapatkan 9.
TestPos = InStr(1, SearchString, SearchChar, CompareMethod.Binary)

' Jika opsi pencarian tidak ditentukan, akan didapatkan 9.
' Jika metode pencarian ditentukan Text, akan didapatkan 3
TestPos = InStr(SearchString, SearchChar)' Didapatkan 0
TestPos = InStr(1, SearchString, "W")

Demikian, semoga bermanfaat.

Sumber: http://msdn.microsoft.com/en-us/library/8460tsh1%28v=vs.80%29.aspx

Penyusunan Komponen Penggajian Karyawan


Untuk menyusun gaji seorang karyawan, ada beberapa faktor yang menjadi dasar menentukan besarnya nilai rupiah yang akan diterima. Diantaranya adalah, latar belakang pendidikan yang dimiliki, kemampuan maupun pengalaman kerjanya.

Seorang karyawan biasanya menerima tunjangan yang nilainya dapat diketahui secara pasti. Tunjangan diberikan kepada karyawan dimaksud agar dapat menimbulkan/meningkatkan semangat kerja dan kegairahan bagi karyawan.Tunjangan yang mungkin diterima oleh seorang karyawan adalah:

1. Tunjangan Jabatan

Tunjangan ini hanya diberikan kepada mereka-mereka yang mempunyai jabatan tertentu, seerpti misalnya: Pengawas, Kepala Bagian, Manajer, ataupun Direktur. Besarnya tunjangan jabatan untuk masing-masing personil tidaklah sama. Hal ini sangat tergantung dengan beban pekerjaan, prestasi yang dihasilkan serta beratnya tangggung jawab pekerjaan yang dipikul. Tunjangan jabatan biasanya diberikan bersama-sama dengan gaji pokok.

2. Tunjangan Lembur

Setiap karyawan yang bekerja diluar jam kerja ataupun karyawan yang bekerja pada hari-hari libur, ataupun karyawan yang memiliki jam-kerja lebih besar dari 8 jam dalam sehari, maka sesuai dengan peraturan pemerintah, karyawan yang bersangkutan berhak untuk menerima tunjangan lembur. Besarnya tunjangan lembur ini sangatlah bervariasi, tetapi biasanya setiap perusahaan sudah memiliki peraturan tersendiri yang mengatur secara khusus mengenai besarnya tunjangan lembur setiap karyawan yang mereka miliki. Karyawan bagian pemasaran biasanya tidak memiliki fasilitas yang berupa tunjangan lembur, karena prestasi mereka diukur berdasar omzet penjualan yang mereka hasilkan. sebagai gantinya, biasanya mereka akan mendapat bonus yang besarnya sesuai dengan apa yang mereka hasilkan kepada perusahaan.

3. Pemberian Fasilitas Kredit

    Kredit yang diberikan perusahaan kepada karyawan, biasanya berupa :

1. Kasbon

Merupakan suatu fasilitas yang bisa digunakan oleh para karyawan untuk mengambil sebagian gaji yang akan diterimanya terlebih dahulu. Pada saat akhir bulan, gaji karyawan tersebut akan dipotong sesuai dengan jumlah kasbon yang ada. Pembayaran kasbon biasanya dilakukan pada saat akhir bulan, yaitu pada saat yang bersangkutan menerima gaji.

2. Hutang Kepada Perusahaan

Karyawan dapat mengajukan permohonan peminjaman uang kepada perusahaan dengan cara pembayaran angsuran selama satu periode tertentu, misalnya dalam jangka waktu satu tahun dengan tanpa dibebani bunga. Pembayaran angsuran hutang karyawan, biasanya dilakukan pada saat akhir bulan, yaitu pada saat yang bersangkutan menerima gaji.

Besarnya gaji pokok ataupun tunjangan yang diberikan kepada karyawan, pada saat-saat tertentu akan di-evaluasi. Ada kemungkinan bahwa besarnya tunjangan ataupun fasilitas yang diberikan kepada karyawan, akan mengalami penurunan. Hal ini disebabkan karyawan yang bersangkutan mungkin sudah tidak menjabat pada posisi tersebut, sehingga karyawan yang bersangkutan tidak berhak lagi untuk menerimanya

Dengan demikian, selain menerima gaji pokok yang besarnya telah ditentukan, pada umumnya setiap karyawan juga akan menerima pelbagai macam tunjangan serta dikurangi dengan pelbagai macam kewajiban yang harus dibayarkan kepada perusahaan. Secara umum dapatlah dikatakan, bahwa komponen gaji yang diterima seseorang, pada umumnya terdiri atas : Gaji Pokok + Aneka Tunjangan – Aneka Potongan.

4. Tunjangan Tempat Tinggal

Tunjangan tempat tinggal diberikan sesuai dengan tingkatan karyawan di perusahaan.

Referensi:

http://kuliah.dinus.ac.id/edi-nur/lembar01.html

Menulis Source Code Pada WordPress


Jika pada posting saya sebelumnya masih ada tampilan yang kurang enak dilihat, yaitu pada bagian source code maka insya Alloh pada posting berikutnya itu tidak akan ada lagi. Ini karena sebelumnya saya belum mengetahui bagaimana cara untuk menuliskan source code pada wordpress.

Tulisan ini saya buat dengan merujuk pada beberapa posting blogger dan khususnya pada sumber utamanya yaitu wordpress.

Kesulitan untuk menuliskan source secara langsung karena memang wordpress tidak mengijinkannya. Namun disisi lain, wordpress memberikan fasilitas untuk menuliskan source code pada sebuah posting.

Untuk menuliskan source code kita bisa mengikuti bentuk seperti berikut:

[ sourcecode language=”java” ]
Tuliskan source code disini
[ /sourcecode ]

sebagai contoh adalah:


CD.ShowOpen
 Me.Caption = CD.FileName
 Picture1.Picture = LoadPicture(CD.FileName)

Sesuai rujukan yang ada pada wordpress, fitur diatas mendukung untuk berbagai syntax bahasa pemrograman, yaitu:

  • ctionscript3
  • bash
  • clojure
  • coldfusion
  • cpp
  • csharp
  • css
  • delphi
  • erlang
  • fsharp
  • diff
  • groovy
  • html
  • javascript
  • java
  • javafx
  • matlab (keywords only)
  • objc
  • perl
  • php
  • text
  • powershell
  • python
  • r
  • ruby
  • scala
  • sql
  • vb
  • xml

Demikian, semoga bermanfaat.

Rohmadi

Sumber: http://en.support.wordpress.com/code/posting-source-code/

Bermain Grafik Dengan Visual Basic 6


vb6logoDalam Visual Basic 6, kita disediakan beberapa fitur untuk dapat bermain dengan grafik. Fitur tersebut diantaranya adalah membuat garis, membuat lingkaran, mendapatkan komposisi warna pada koordinat tertentu dan sebagainya.

Agar kita bisa menggunakan fungsi-fungsi tersebut, kita harus menggunakan prosedur Activate atau Paint. Sedangkan toolbox sudah menyediakan 2 buah kontrol untuk membuat grafik pada form. Yaitu Line dan Shape. Dengan kontrol Shape kita dapat membuat lingkaran, segitiga dan lain-lain.

Pada posting berikutnya, insya Alloh akan diberikan contoh-contoh bagaimana menggunakan kontrol-kontrol tersebut.

1. Line

2. Cicle

3. Fill Color

4. Draw Width

5. PSET

6. CurrentX dan CurrentY

7. Move

Demikian, semoga bermanfaat.

— Rohmadi —-

Source: Program Absensi Karyawan Dengan Visual Basic 6.0 dan Barcode


Cara mengatasi Error Database Program Absensi

Demo Program

Source Code

Jika link tersebut di atas tidak berjalan dengan baik, silakan merujuk pada artikel yang sama pada site http://rohmadi-rohmad.blogspot.com

NB:

untuk menggunakan software di atas, pada PC/Laptop harus ada port serial dengan konfigurasi Port Number 6, 9600,n,8,1. Untuk mempelajari melakukan setting port serial pada VB silakan cek posting disini.

Jika ada barcode reader serial, lebih diutamakan.

Insya Alloh pada posting berikutnya akan diberikan coding untuk absensi karyawan tanpa barcode.

Tutorial Video Penggunaan Program

– Mencari dan menghapus data karyawan. [15-12-2013]

MEMBUAT GRAFIK PADA VISUAL BASIC (VB)


Bab ini :

  • Menjelaskan Tentang Konsep Membuat Grafik
  • Menjelaskan Komponen Untuk Membuat Grafik pada VB
  • Menjelaskan Langkah Membuat Grafik pada VB dari Data yang disediakan

KONSEP GRAFIK

Pada dasarnya sebuah grafik adalah gambaran beberapa buah data pada minimal dua buah koordinat dari satu titik acuan awal (titik nol). Dengan kata lain, kita dapat menampilkan beberapa nilai data menjadi sebuah grafik yang mewakili sebuah interpretasi terhadap posisi tertentu.

Misalnya kita memiliki data sebagai berikut: Setelah dilakukan pengukuran terhadap kecepatan angin di titik Q selama tujuh hari, maka didapatkan data sebagai berikut, Hari:{Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu, Minggu}; Kecepatan rata-rata: {10, 12, 15, 8, 20, 5, 7}meter/detik.

Dari data pengukuran kecepatan angin selama satu minggu di atas, maka kita dapat menyajikan data dalam bentuk grafik sebagai berikut:

Tabel 5.1 Hasil Pengukuran Kecepatan Angin

Dalam bentuk lain, data dapat disajikan sebagai grafik:

Gambar 5.1 Grafik Pengukuran Kecepatan Angin

Dari grafik di atas, kita dapat membuat sebuah grafik dengan langkah:

1).     Membuat sumbu Y (sampai batas maksimal data) dan Sumbu X (sejumlah data)

2).     Membuat sebuah garis dari titik 0 (0,0) yaitu satu  langkah x dan  10 langkah y menuju titik A(1,10)

3).     Membuat sebuah garis dari titik A(1,10) yaitu satu  langkah x dan  12 langkah y menuju titik B(2,12)

4).     Membuat sebuah garis dari titik B(2,12) yaitu satu  langkah x dan  15 langkah y menuju titik C(3,15)

5).     Membuat sebuah garis dari titik C(3,15) yaitu satu  langkah x dan  8 langkah y menuju titik D(4,8)

6).     Membuat sebuah garis dari titik D(4,8) yaitu satu  langkah x dan  20 langkah y menuju titik E(5,20)

7).     Membuat sebuah garis dari titik E(5,20) yaitu satu  langkah x dan  5 langkah y menuju titik F(6,5)

8).     Membuat sebuah garis dari titik F(6,5) yaitu satu  langkah x dan  7 langkah y menuju titik G(7,7)

Setelah langkah di atas selesai, maka akan tersaji sebuah grafik data seperti Gambar  5.1.

KOMPONEN DALAM VISUAL BASIC

PictureBox

Visual basic menyediakan beberapa komponen yang dapat digunakan untuk membuat sebuah grafik di atas. Komponen yang dapat digunakan adalah PictureBox.

PictureBox dapat digunakan sebagai kontainer untuk menampung objek lainnya, misalnya sebuah image/file gambar, sebuah textbox, ataupun yang lainnya. Selain itu, PictureBox juga memiliki beberapa metode khusus yang dapat digunakan untuk menggolah gambar, diantaranya:

Metode Keterangan
Circle(x,y), r, warna, awal, akhir, aspek Untuk menggambar sebuah lingkaran dengan titik pusat (x,y) sebesar nilai radius r, dengan warna , dimulai dari sudut awal sampai akhir dengan nilai perbandingan tinggi dan lebar sebesar aspek
Line(x1,y1)-(x2,y2),warna Untuk membuat sebuah garis dari titik awal (x1,y1) sampai titik akhir (x2,y2) dengan warna
Line(x1,y1)-(x2,y2),warna,B Untuk membuat kotak dari titik (x1,y1) sampai (x2,y2), atau dengan lebar x2-x1 dan panjang y2-y1
Line(x1,y1)-(x2,y2),warna,BF Untuk menggambar kotak yang diisi warna dari titik (x1,y1) sampai (x2,y2)
Pset(x,y) Untuk membuat sebuah titik pada koordinat (x,y)
Point(x,y) Mendapatkan nilai warna pada sebuah titik koordinat (x,y)
CurrentXCurrentYPrint Out Mencetak/menampilkan teks Out pada koordinat (X,Y)

Label

Sebuah tampilan biasanya memerlukan beberapa keterangan kepada pengguna untuk menjelaskan maksud dari tampilan tersebut. Dalam Visual Basic, sebuah keterangan dalam desain software dapat diberikan menggunakan komponen Label dengan menuliskan pada properties Caption. Misalnya, kita akan menuliskan keterangan “Grafik Data Pengukuran Kecepatan Angin” pada grafik yang kita sajikan. Maka kita dapat membuat pada Visual Basic:

Name Object Properties
Label1 Label –    Name: Label1-    Caption: Grafik Data Pengukuran Kecepatan Angin-    Alignment: 2 – Center

Frame

Dalam desain software terkadang dibutuhkan untuk mengelompokkan keterangan maupun control menjadi kategori yang sama. Dalam Visual Basic kita dapat melakukan dengan meletakkan komponen yang bersesuaian kategori dalam sebuah kontainer Frame. Misalnya, kita akan membuat kategori data Hari:{Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu, Minggu}; Kecepatan rata-rata: {10, 12, 15, 8, 20, 5, 7}meter/detik. Nama kategori yang dikehendaki dituliskan pada properties Caption dari frame tersebut.

Name Object Properties
Frame1 Frame –    Name: Frame1-    Caption: Data

CommandButton

Pastinya sebuah software membutuhkan masukan/aksi dari pengguna, misalnya memasukkan data, melakukan keputusan operasi, ataupun yang lainnya. Dalam Visual Basic input dari pengguna berupa eksekusi suatu proses dilakukan dengan memberikan sebuah button/tombol, yaitu melalui CommandButton. Dimana sebuah operasi akan dilakukan jika pengguna menekan sebuah button tertentu. Perintah yang akan dieksekusi diletakkan diantara:

Private Sub Command1_Click()

‘ perintah eksekusi ditulis di sini

End Sub

MSComm

MsComm merupakan sebuah gerbang yang menghubungkan antara dunia luar hardware/rangkaian elektronik dengan software Visual Basic yang akan dibuat. Data dari pengukuran sistem hardware dikirim ke komputer melalui sebuah protokol komunikasi serial RS232. Untuk dapat berkomunikasi, MSComm harus diatur sesuai dengan konfigurasi yang sama pada sisi hardware. Konfigurasi yang harus diatur meliputi: baudrate, parity, databit, stop bit dan port number.

Untuk dapat menggunakan MSComm, Anda harus melakukan prosedur berikut secara berurutan:

1).     Mengatur konfigurasi: baudrate, parity, databit, stop bit, port number

2).     Mengatur buffer: InBufferSize dan OutBufferSize

3).     Membuka koneksi serial, yaitu mengatur properties MSComm.PortOpen = true

4).     Mengirim data melalui MSComm.Output = DataOut, dan atau

5).     Menerima data melalui DataIn = MSComm.Input

6).     Menutup koneksi serial, yaitu mengatur properties MSComm.PortOpen = false

LANGKAH MEMBUAT GRAFIK PADA VB

Selanjutnya Anda dapat melanjutkan untuk membuat grafik secara langsung di Visual Basic. Untuk dapat membuat grafik di Visual Basic, Anda harus melakukan langkah-langkah berikut ini:

1).     Buka Visual Basic dari Start à All Programs à Microsoft Visual Basic 6.0 à Microsoft Visual Basic 6.0


2).     Selanjutnya Anda akan menemui tampilan berikut

Klik OK.

3).     Buatlah tampilan seperti berikut:

Name Object Properties
Form1 Form –    Name: Form1-    Width:-    Height:-    StartUpPosition: 2 – CenterScreen
Label1 Label –    Name: Label1-    Caption: Graik Data Pengukuran Kecepatan Angin-    Alignment: 2 – Center-    Width:-    Font: Font Style à Bold
Picture1 PictureBox –    Name: Picture1-    AutoRedraw: True-    BackColor: &H80000008&
Frame1 Frame –    Name: Frame1-    Caption: Data
Label2 Label –    Name: Label2-    Caption: Senin
Label3 Label –    Name: Label3-    Caption: Selasa
Label4 Label –    Name: Label4-    Caption: Rabu
Labe5 Label –    Name: Label5-    Caption: Kamis
Label6 Label –    Name: Label6-    Caption: Jumat
Label7 Label –    Name: Label7-    Caption: Sabtu
Label8 Label –    Name: Label8-    Caption: Minggu
Text1 TextBox –    Name: Text1-    Text:10
Text2 TextBox –    Name: Text2-    Text:12
Text3 TextBox –    Name: Text3-    Text:15
Text4 TextBox –    Name: Text4-    Text:8
Text5 TextBox –    Name: Text5-    Text:20
Text6 TextBox –    Name: Text6-    Text:5
Text7 TextBox –    Name: Text7-    Text:7
Frame2 Frame –    Name: Frame2-    Caption: Grafik
Text8 TextBox –    Name: Text8-    Text:0
Text9 TextBox –    Name: Text9-    Text:0
Text10 TextBox –    Name: Text10-    Text:0
Text11 TextBox –    Name: Text11-    Text:0
Text12 TextBox –    Name: Text12-    Text:0
Label9 Label –    Name: Label9-    Caption: Data
Label10 Label –    Name: Label10-    Caption: X1
Label11 Label –    Name: Label11-    Caption: Y1
Label12 Label –    Name: Label12-    Caption: X2
Label13 Label –    Name: Label13-    Caption: X2
Command1 CommandButton –    Name: Command1-    Caption: Gambar

4).     Double klik Pada Command1, sehingga akan muncul sisi code

Private Sub Command1_Click()

End Sub

5).     Sebelum membuat garis pada Visual Basic, Anda harus memahami dasar berikut dalam Visual Basic:

Titik awal nilai x=0 dan y=0 adalah dari kiri atas bagian PictureBox, sehingga untuk menggambar sebuah grafik yang dalam grafik dimulai dari bagian kiri bawah, maka titik Y adalah kebalikan dari nilai yang akan digambar.

Visual Basic Grafik
X = Data X = Data
Y = TitikNolY – Data Y = Data

Sehingga untuk menggambar garis dengan nilai A(1,10), maka yang harus dilakukan:

ü         Menentukan titik awal sumbu X1 (TitikNolX), Misal 0

ü         Menentukan titik awal sumbu Y1 (TitikNolY), misal 2000

ü         Menentukan nilai sumbu Y2 = TitikNolY – 10

ü         Menentukan Nilai sumbu X2 = 1

ü         Menentukan nilai skala satuan yang mewakili satu nilai, misal 1 satuan= 100 skala

ü         Menggambar garis dengan Picture1.Line (TitikNolX,TitikNolY) – (X2*skala,Y2*skala), warna

Picture1.Line(0,2000)-(1*100,2000-(10*100)),warna

Dalam bentuk tabel, tahap menggambar grafik data adalah:

Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu
Data 10 12 15 8 20 5 7
X1 0 1 2 3 4 5 6
Y1 0 10 12 15 8 20 5
X2 1 2 3 4 5 6 7
Y1 10 12 15 8 20 5 7

Untuk Menggambar pada Visual Basic:

skala=100

TitikNolY = 3000

X2 = X1 + (1*skala)

Y2 = TitikNolY – (Data*skala)

Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu
Data 10 12 15 8 20 5 7
X1 0 100 200 300 400 500 600
Y1 0 2000 2800 1500 2200 1000 2500
X2 100 200 300 400 500 600 700
Y1 2000 2800 1500 2200 1000 2500 2300

Isikan code berikut pada Private Sub Command1_Click()

<br />
Private Sub Command1_Click()</p>
<p>' data yang akan digambar</p>
<p>Data = Text8.Text</p>
<p>' titik awal untuk menggambar garis, Titik O</p>
<p>X1 = Text9.Text</p>
<p>Y1 = Text10.Text</p>
<p>' titik data yang akan digambar Titik A</p>
<p>X2 = Text11.Text</p>
<p>Y2 = Text12.Text</p>
<p>' menggambar garis</p>
<p>Picture1.Line (X1 * SkalaX, TitikNolY - (Y1 * SkalaY))-(X2 * SkalaX, TitikNolY - (Y2 * SkalaY)), vbRed</p>
<p>' mengatur nilai untuk titik berikutnya</p>
<p>Text9.Text = X2            ' X1 = X2</p>
<p>Text10.Text = Y2          ' Y1 = Y2</p>
<p>Text11.Text = X2 + 1     ' X2 = X2 + 1</p>
<p>Text12.Text = Data</p>
<p>End Sub</p>
<p>Tulis deklarasi berikut pada bagian paling atas code.</p>
<p>Dim X1, X2, Y1, Y2, Data As Integer</p>
<p>Dim Step, SkalaX, SkalaY As Integer</p>
<p>Dim TitikNolX, TitikNolY As Integer</p>
<p>Pada bagian Form_load</p>
<p>Private Sub Form_Load()</p>
<p>' nilai skala dalam menggambar pada VB</p>
<p>SkalaX = 500</p>
<p>SkalaY = 100</p>
<p>' Titik acuan sumbu Y, sebagai titik nol sumbu Y</p>
<p>TitikNolY = 3000</p>
<p>End Sub</p>
<p>Pada bagian text8_change</p>
<p>Private Sub Text8_Change()</p>
<p>Text12.Text = Text8.Text</p>
<p>End Sub<br />

6).     Hasilnya akan seperti berikut:

Isikan data yang akan digambar pada Y2, secara otomatis data ke 2 yang akan digambar akan terhubung.

Download Code

Untuk source code grafik lainnya silakan download di Grafik Dinamik

%d blogger menyukai ini: