Posts tagged ‘Grafik’

Membuat Grafik Dinamik Pada Visual Basic 6


grafik

Pada artikel sebelumnya telah dibahas tentang bagaimanakah membuat grafik pada visual basic, maka pada posting ini adalah membahas lebih lanjut bagaimana membuat sebuah grafik.

Perbedaan yang akan disampaikan pada tulisan ini diantaranya adalah: bagaimana membuat sebuah grafik dapat menampilkan data secara kontinyu. Data dapat ditampilkan terus menerus, ketika grafik telah menyentuh titik maksimum sumbu Y maka secara otomatis grafik akan ditampilkan mulai dari sumbu Y=0.

Hal ini sangat membantu ketika data yang ditampilkan sangat banyak dan membutuhkan waktu yang relatif lama. Jika pada posting sebelumnya grafik ketika sudah mencapai sumbu Y maksimum, grafik akan berhenti.

[baca selengkapnya disini]

Membuat Lingkaran Dengan Visual Basic 6


Lingkaran dalam Visual Basic dapat dibuat dengan menggunakan perintah:

Circle(x,y), Radius, Warna

Contoh 1:

Private Sub Form_Paint()
 Circle (1500, 1500), 1000, vbRed
 End Sub

circle 1

akan menghasilkan sebuah lingkaran dengan warna merah.

contoh 2:

Private Sub Form_Paint()
 Const PI = 3.141592
 FillStyle = vbFSSolid
 FillColor = vbBlue
 Circle (ScaleWidth / 2 + 200, ScaleHeight / 2 - 200), 1500, vbBlack, -(PI * 2), -(PI / 2)
 FillColor = vbCyan
 Circle (ScaleWidth / 2, ScaleHeight / 2), 1500, vbBlack, -(PI / 2), -(PI * 2)
 End Sub

akan menghasilkan gambar seperti dibawah ini.

circle 2

Demikian semoga bermanfaat.

— Rohmadi —

Sumber: Buku Panduan Bahasa Pemrograman Windows dan Internet Microsoft Visual Basic 6.0

karya Mico Pardosi

Visual Basic: Line


Red, green and blue lights showing secondary c...

Red, green and blue lights showing secondary colours. (Photo credit: Wikipedia)

Garis adalah fungsi untuk membuat garis atau kotak. Untuk membuat sebuah garis di VB kita bisa menggunakan perintah

Line(x1,y1)-(x2,y2), Warna, Mode

Mode dapat dipilih antara B dan BF. Jika ingin membuat sebuah kotak, maka sebaiknya menggunakan B, yaitu sebuah kotak tanpa warna isian. Sedangkan BF adalah digunakan untuk membuat sebuah kotak dengan isian warna.

Contoh 1:

Private Sub Form_Paint()
Line (500, 500)-(500, 2000), vbRed
End Sub

line1

perintah di atas digunakan untuk membuat sebuah garis vertikal berwarna merah.

 

contoh 2:

Private Sub Form_Paint()
Line (500, 500)-(500, 2000), vbBlue
End Sub

line2

perintah di atas digunakan untuk membuat sebuah garis horizontalberwarna biru.

 

contoh 3:

Private Sub Form_Paint()
‘garis horizontal
Line (500, 500)-(2500, 500), vbBlue
Line (500, 2500)-(2500, 2500), vbBlue

‘garis vertikal
Line (500, 500)-(500, 2500), vbBlue
Line (2500, 500)-(2500, 2500), vbBlue

End Sub

kotak1

perintah di atas membuat sebuah kotak tanpa warna isian dengan warna biru.

 

contoh 4:

Private Sub Form_Paint()
Line (450, 450)-Step(2000, 1000), vbBlue, BF

End Sub

kotak2

perintah di atas digunakan untuk membuat sebuah kotak dengan warna isian biru.

 

contoh 5:

Private Sub Form_Paint()
Line (500, 500)-Step(2000, 1000), RGB(64, 64, 64), BF
Line (450, 450)-Step(2000, 1000), vbYellow, BF
Line (450, 450)-Step(2000, 1000), vbBlue, BF

End Sub

kotak3

perintah di atas digunakan untuk membuat kotak dengan sebuah bayangan.

 

Demikian, semoga bermanfaat.

— Rohmadi —

Bermain Grafik Dengan Visual Basic 6


vb6logoDalam Visual Basic 6, kita disediakan beberapa fitur untuk dapat bermain dengan grafik. Fitur tersebut diantaranya adalah membuat garis, membuat lingkaran, mendapatkan komposisi warna pada koordinat tertentu dan sebagainya.

Agar kita bisa menggunakan fungsi-fungsi tersebut, kita harus menggunakan prosedur Activate atau Paint. Sedangkan toolbox sudah menyediakan 2 buah kontrol untuk membuat grafik pada form. Yaitu Line dan Shape. Dengan kontrol Shape kita dapat membuat lingkaran, segitiga dan lain-lain.

Pada posting berikutnya, insya Alloh akan diberikan contoh-contoh bagaimana menggunakan kontrol-kontrol tersebut.

1. Line

2. Cicle

3. Fill Color

4. Draw Width

5. PSET

6. CurrentX dan CurrentY

7. Move

Demikian, semoga bermanfaat.

— Rohmadi —-

Membuat Grafik Pada Matlab


Pada tulisan sebelumnya, ada sebuah pertanyaan dari seorang pengunjung yang menanyakanBagaimana cara membuat sebuah grafik pada Matlab dari data yang telah ada?

Pada dasarnya untuk membuat sebuah grafik di Matlab sangatlah mudah. Hal ini karena, di Matlab sudah disediakan fasilitas untuk menampilkan grafik dari kumpulan data yang ada. Selain grafik yang ditampilkan, dapat juga ditambahkan aksesoris yang lain untuk memberikan informasi yang jelas.

Dengan menggunakan command plot, bar, atau yang lain kita bisa menampilkan sebuah grafik dalam bentuk 2D maupun 3D. Tentunya, masing-masing memiliki syarat-syarat yang harus terpenuhi. Misalnya, untuk menampilkan grafik 2D harus tersedia data matriks 2 dimensi. Jika akan menampilkan grafik 3D maka harus tersedia data matriks 3 dimensi pula.

Sebagai contoh, kita akan menampilkan data pengukuran 2D dari data berikut:

Jam = kW
0  = Setting Daya 553
2  = Setting Daya 534
4  = Setting Daya 538
6  =  Setting Daya 543
8  =  Setting Daya 605
10= Setting Daya 609
12=  Setting Daya 590
14=  Setting Daya 670
16=  Setting Daya 789
18= Setting Daya 889
20= Setting Daya 883
22= Setting Daya 868

Untuk menampilkan data di atas dalam grafik di Matlab, terlebih dahulu data harus dibuat menjadi sebuah matriks. Karena data di atas terdiri dari dua variabel, maka data tersebut dibuat dalam matriks 2 dimensi. Untuk membuat matriks pada Matlab, ikuti langkah berikut:

ketik pada Command Window Matlab:

>>Time=0:2:22

kemudian data berikutnya:

>>Daya=[553 534 538 548 606 609 590 670 789 889 883 868]

>>axes

kemudian akan muncul tampilan berikut

Untuk menampilkan data dalam grafik, perlu diketahui fungsi perintah dalam Matlab.

Kita gunakan perintah plot untuk menampilkan grafik. Perintahplot memiliki beberapa fungsi yang dapat digunakan. Diantaranya adalah untuk menampilkan data X dan Y dalam sebuah axes.

ketik pada command window:

>>plot(Time,Daya)

hasil tampilan adalah

Sekarang tinggal memberikan keterangan pada grafik.

1. Memberi judul grafik

ketik:

>>title(‘Grafik Hubungan Daya Terhadap Daya’)

2. Menambah keterangan sumbu X

ketik:

>>xlabel(‘Time (s)’)

3. Menambah keterangan sumbu Y

ketik:

>>ylabel(‘Daya’)

 

hasil akhirnya adalah

Demikian semoga bermanfaat.

Membuat Grafik Data Logger ADC 8 Channel Dengan Visual Basic 6


Grafik sebuah data yang didapatkan dari pengukuran dapat disajikan dalam sebuah grafik pada Visual Basic. Pada tulisan sebelumnya telah diberikan sedikit contoh bagaimana cara menyajikan data dengan menggunakan Visual Basic. Pada kesempatan ini akan diberikan contoh pengembangannya dengan menyajikan data sebanyak 8 channel data. Selain penyajian dalam grafik, diberikan juga sebuah indikator pada tiap-tiap channel dengan menentukan batas atas dan batas bawah. Batas atas disini, untuk memberitahukan bawah titik atas tersebut sudah tercapai dengan ditandai berubah warnah merah pada penanda.

Selain disajikan dalam bentuk grafik, data ditampilkan pula dalam grid yang menyajikan data dalam bentuk numerik. Sehingga secara visual dan numerik dapat diamati dengan lebih mudah. Masing-masing channel dibedakan dengan warna yang berbeda.

Pada dasarnya, proses delapan channel data tersebut adalah sama dengan proses satu grafik yang dibuat parallel. Dalam pengambilan data, ditangani oleh MCU yang membaca data analog dengan menggunakan ADC internal ATMega16. MCU mengambil data dengan sistem polling, ADC yang jumlahnya 8 channel dibaca dari channel 1 sampai channel 8. Kemudian data yang didapatkan dibuat paket data menjadi satu frame data.

Data disusun dengan skema berikut:

1. Header = #

2 Delimiter = $ – ?

3. Data = 0 s/d 5000

4. End of Data = &@

#$ADC1?$ADC2?$ADC3?$ADC4?$ADC5?$ADC6?$ADC7?$ADC8?&@ + [ENTER]

dalam contoh dengan data numerik:

#$520?$1040?$1560?$2080?$2600?$3120?$3640?$4160?&@ + [ENTER]

Header, delimiter dan End of data diperlukan untuk parameter bahwa data yang ada adalah valid dan dapat digunakan.

Untuk dapat mengambil data menjadi delapan data kembali, maka diperlukan identifikasi. Proses yang dilakukan adalah membaca parameter-parameter di atas. Pertama, membaca header, kemudian membaca delimiter, kemudian membaca end of data, baru membaca datanya.

Untuk membaca header, langkahnya adalah membaca karakter #. Pada visual basic, untuk membaca karakter tertentu digunakan syntax:

</p>
<p>Kres = InStr(PaketData, &quot;#&quot;)</p>
<p>

membaca end of data:

</p>
<p>At = InStr(PaketData, &quot;@&quot;)</p>
<p>

Terakhir untuk mengetahui sebuah data, maka kita perlu mengetahui posisi delimiter.

</p>
<p>Dollar = InStr(PaketPecah, &quot;$&quot;)<br />
 Tanya = InStr(PaketPecah, &quot;?&quot;)</p>
<p>

baru kita bisa mendapatkan data pengukuran tersebut.

Selanjutnya baru kita membuat tampilan dalam bentuk grafik seperti telah dibahas pada tulisan sebelumnya.

Demikian semoga bermanfaat.

Source Code VB.

%d blogger menyukai ini: