Posts tagged ‘Billing’

Billing Rental Play Station (PS) Dengan Visual Basic 6


Rental Play Station (PS), kebanyakan masih menggunakan timer bawaan dari layar Televisi yang dipakai. Sebenarnya menggunakan timer TV tersebut bisa saja digunakan untuk timer, namun keterbatasannya adalah, kita tidak bisa mengetahui biaya yang sudah ada dan tidak ada log pembukuannya.

Berbeda dengan billing yang berupa software di PC, kita bisa mendapatkan nilai lebih. Misalnya, bisa dilakukan pembukuan secara otomatis, untuk mendapatkan analisa pendapatan rental. Kemudian, keuntungan lain, bisa mengetahui unit yang selalu dipakai dan unit yang jarang dipakai, ataupun yang lainnya.

Pada kesempatan kali ini, akan disampaikan sedikit pembuatan sebuah billing rental Play Station (PS) sebanyak 4 unit dengan mengontrol switch ON/OFF pada sumber listriknya. Pada sistem ini, billing menghitung biaya dan durasi yang dipakai user. Kemudian untuk mengaktifkan dan menghentikan PS, digunakan metode  On/Off power AC dari unit PS menggunakan relay yang dikendalikan oleh MCU/mikrokontroller.

Cara kerja billing adalah, saat billing di mulai, maka software akan mengirim perintah ke MCU untuk menyalakan relay sesuai dengan nomer billing yang diaktifkan. Kemudian MCU akan mengaktifkan relay sehingga aliran listrik ke unit yang dimaksud akan mengalir. PS dapat digunakan setelah billing aktif. Demikian juga untuk unit yang lain, dapat diaktifkan dan dimatikan dengan melalui software billing di PC. Pada software, akan tercatat waktu mulai unit dan menampilkan biaya tagihan.

Harga sewa unit juga dapat diatur melalui setting harga yang disediakan, dan dapat disesuaikan dengan mudah. Selain itu, semua unit dapat dimatikan dan dinyalakan secara bersamaan melalui sebuah tombol.

Demikian, semoga bermanfaat.

Download Source Code.

Billing Rental 4 Unit Dengan Visual Basic 6


Jika sebelumnya telah dijelaskan bagaimana konsep membuat sebuah billing, maka pada kesempatan ini akan dijelaskan contoh membuat billing yang jumlahnya lebih dari satu unit. Billing yang akan dibuat, sejumlah empat dalam satu form. Billing yang akan dibuat bisa digunakan untuk billing PS, ataupun yang sejenisnya. Dimana billing disini tidak ditampilkan pada client/user, namun billing hanya terdapat pada PC Admin. Output dari PC dapat ditambahkan switch untuk memutuskan sumber listrik pada masing-masing user. Sebagai catatan, peralatan listrik user yang akan dimatikan tidak rentan terhadap mati/nyala, misalnya yang berupa TV atau yang lain.

Switch dapat berupa sebuah MCU (Microcontroller Centrol Unit) ataupun sebuah sirkuit logic yang lain. MCU kemudian mengendalikan sebuah relay ataupun model switch yang lain, misalnya solid state. Jika menggunakan sebuah MCU misalnya mikrokontroller ATMega8535 atau yang lain yang memiliki pin I/O 32 jalur, maka dapat digunakan untuk membuat billing sejumlah 30 unit peralatan rental.

Prinsip billing disini sama dengan billing yang telah dibahas sebelumnya, yang berbeda adalah jumlah unitnya. Masing-masing unit dapat dilihat durasi dan biaya sendiri-sendiri. Billing yang akan dibuat sangat sederhana dan mudah digunakan. Indikator billing sedang berjalan ditunjukkan oleh sebuah simbol lingkaran dengan kode warna merah mununjukkan billing sedang berhenti, sementara warna hijau menunjukkan billing sedang jalan.

Untuk membuatnya, siapkan tampilan seperti diatas yang terdiri dari komponen:

Komponen

Properties

Value

Frame1 Caption PS 1
Label1 Caption Pemakai: User 1
Label2 Caption Biaya
Label3 Caption Jam Mulai
Label4 Caption Jam Sekarang
lblDurasi1 Caption 00:00:00
lblBiaya1 Caption : Rp. 0,-
lblMulai1 Caption : 00:00
lblSkrg1 Caption : 00:00
Command1 Caption Mulai
Timer1 Interval 1000
Enabled False
Shape1 BackColor vbRed

Buatlah komponen di atas sejumlah empat kali sehingga akan menghasilkan tampilan seperti di atas.

Coding Billing

Pada bagian atas code, buatlah variabel berikut:

Dim Start1 As Date, Stop1 As Date
Dim Start2 As Date, Stop2 As Date
Dim Start3 As Date, Stop3 As Date
Dim Start4 As Date, Stop4 As Date
Dim Harga As Integer
Dim Biaya1 As Integer
Dim Biaya2 As Integer
Dim Biaya3 As Integer
Dim Biaya4 As Integer

kemudian tambahkan fungsi berikut untuk menghitung selisih dari dua buah waktu:

Function DateDiffX(dStart As Date, dEnd As Date, Optional bDetailed As Boolean) As Variant
    Dim TotalDays
    Dim Years, Months, Days, hours, minutes, seconds

    If bDetailed Then
        TotalDays = dEnd – dStart
        hours = Hour(dEnd – dStart)
        minutes = Minute(dEnd – dStart)
        seconds = Second(dEnd – dStart)

        If hours < 10 Then
            hours = “0” & hours
        ElseIf hours > 9 Then
            hours = hours
        End If
        If minutes < 10 Then
            minutes = “0” & minutes
        ElseIf minutes > 9 Then
            minutes = minutes
        End If
        If seconds < 10 Then
            seconds = “0” & seconds
        ElseIf seconds > 9 Then
            seconds = seconds
        End If
        DateDiffX = hours & “:” & minutes & “:” & seconds
        Exit Function
    End If

End Function

sub rutin di atas digunakan untuk menghitung selisih dari dua waktu. Selisih ini disebut sebagai durasi dan akan digunakan sebagai hasil penggunaan waktu sewa.

Kemudian pada Command1_Click() tambahkan code berikut:

Private Sub Command1_Click()
If Command1.Caption = “Mulai” Then
    Command1.Caption = “Stop”
    Timer1.Enabled = True
    lblMulai1 = “: ” & Format(Time, “hh:mm:ss”)
    Shape1.BackColor = vbGreen
    Start1 = Format(Time, “hh:mm:ss”)
ElseIf Command1.Caption = “Stop” Then
    Command1.Caption = “Mulai”
    Timer1.Enabled = False
    lblSkrg1 = “: ” & Format(Time, “hh:mm:ss”)
    Shape1.BackColor = vbRed
End If
End Sub

Pada Sub Timer1_Timer(), tambahkan code berikut:

Private Sub Timer1_Timer()
Stop1 = Format(Time, “hh:mm:ss”)
lblSkrg1 = “: ” & Format(Time, “hh:mm:ss”)
lblDurasi1 = DateDiffX(Start1, Stop1, True)
Timer1.Tag = Biaya1 + Harga
lblBiaya1 = “: Rp. ” & Timer1.Tag & “,-“
Biaya1 = Timer1.Tag
End Sub

Dan pada sub Form_Load(), tambahkan code berikut:

Private Sub Form_Load()
Harga = 10
End Sub

Ulangi langkah-langkah di atas untuk unit yang ke-2, 3 dan 4.

Download code.

Semoga bermanfaat.

Membuat Billing Dengan Visual Basic 6


Billing secara sederhana adalah, alat bantu untuk menghitung jumlah tagihan. Billing biasanya digunakan pada warung internet, warung telepon, fax, rental komputer atau rental PS bisa juga digunakan untuk persewaan lain yang perhitungan tagihannya berdasarkan waktu yang digunakan.

Dengan menggunakan visual basic kita bisa membuat sebuah billing secara sederhana dan akurat. Komponen yang digunakan adalah Timer, Label dan Button. Ketiga komponen tersebut memiliki peran dan digunakan untuk membuat sebuah billing.

Timer digunakan sebagai counter waktu dan tagihan. Button digunakan untuk menerima perintah start, stop dan tutup program. Label digunakan untuk menampilkan informasi kepada user.

 

 

 

Bagaimanakah Prinsip Sebuah Billing?

Sebuah tagihan biasanya dibuat berdasarkan satuan jam, bisa satu jam atau setengah jam, atau mungkin kelipatannya. Dari sini, nilai tagihan dibagi menjadi pecahan terkecil yang memiliki KPK dengan satuan waktu. Jadi pertambahan tagihan ekuivalen dengan pertambahan waktu yang dijadikan acuan.

Misalnya, harga sewa selama satu jam adalah Rp. 3.000,- sementara waktu dalam satu jam adalah 60menit atau 3600detik, sehingga didapatkan harga persatuan waktu adalah Rp. 50,-/menit atau Rp. 5,-/ enam detik.

Dari sini kita bisa membuat counter up misalnya pertambahan tagihan adalah Rp 5 setiap 6 detik. Untuk mengatur counter tagihan setiap 6 detik, maka kita menggunakan timer dengan diatur intervalnya 6000. Pada setial 6 detik sekali, tagihan dijumlahkan antara tagihan awal dengan Rp. 5,-

Sementara untuk mengetahui durasi yang telah berlalu, kita gunakan perhitungan selang waktu. Selang waktu/durasi dapat dihitung dengan mengurangi waktu sekarang dengan waktu mulai.

Untuk lebih memahaminya, silakan mempelajari source code.

Semoga bermanfaat.

Membuat Billing Dengan VB 6


Melanjutkan tulisan yang pertama tentang Billing Rental Komputer, maka pada tulisan ini akan dijelaskan bagaimanakah langkah-langkah membuat billing.

Pada prinsipnya, billing adalah counter up waktu dan dikalikan dengan nilai harga sehingga didapatkan sejumlah tagihan. Misalnya, biaya rental komputer sejam adalah Rp. 3000, maka kita akan mendapatkan harga sebesar:

Rp. 3000/60 menit.

Nilai counter waktu misalnya ditetapkan setiap 1 menit. Maka kita dapatkan counter harga sebesar:

Rp. 50/1 menit.

Dengan demikian, kita membuat counter billing dengan nilai up count sebesar Rp. 50/1 menit.

Timer

Pada Visual Basic 6, salah satu fitur yang dapat digunakan adalah Timer, fitur ini menyediakan fasilitas up counter dan interval operasi. Dimana dengan timer, kita bisa melakukan proses secara periodik sesuai dengan nilai interval yang diberikan. Pada properties yang lain, kita bisa memanfaatkan tag, untuk menampung nilai up counter selang tiap interval waktu.

Dengan menggunakan timer, kita juga bisa menampilkan waktu aktual system kedalam display.

Untuk mencoba membuat billing silakan mendownload template disini.

Selanjutnya, mari kita membuat billing dari template di atas.

Bukalah file template billing yang telah Anda download dari link di atas. Kemudian bukalah pada bagian design.

1.  Double klik pada form, kemudian copy code berikut pada bagian atas code

Dim Harga As Currency, Bill As Currency
Dim IntervalWaktu As Integer
Public JamMulai As Date

2.  Kemudian copy code berikut pada bagian bawah code di atas

Function DateDiffX(dStart As Date, dEnd As Date, Optional bDetailed As Boolean) As Variant
    Dim TotalDays
    Dim Years, Months, Days, hours, minutes, seconds

    If bDetailed Then
        TotalDays = dEnd – dStart
        hours = Hour(dEnd – dStart)
        minutes = Minute(dEnd – dStart)
        seconds = Second(dEnd – dStart)

        If hours < 10 Then
            hours = “0” & hours
        ElseIf hours > 9 Then
            hours = hours
        End If
        If minutes < 10 Then
            minutes = “0” & minutes
        ElseIf minutes > 9 Then
            minutes = minutes
        End If
        If seconds < 10 Then
            seconds = “0” & seconds
        ElseIf seconds > 9 Then
            seconds = seconds
        End If
        DateDiffX = hours & “:” & minutes & “:” & seconds
        Exit Function
    End If

End Function

3.  Pada bagian Form_Load, isikan code berikut

Private Sub Form_Load()
Harga = 5
IntervalWaktu = 2000    ‘dalam milidetik
Timer1.Interval = IntervalWaktu
End Sub

4.  Klik dua kali pada button start/ Command1, isikan code berikut

Private Sub Command1_Click()
Label6 = “: ” & Format(Time, “hh:mm:ss”)
JamMulai = Format(Time, “hh:mm:ss”)
Timer1.Enabled = True
Command1.Enabled = False
Command2.Enabled = True
Timer2.Enabled = True
End Sub

5.  Klik dua kali pada button stop/ Command2, isikan code berikut

Timer1.Enabled = False
Command2.Enabled = False
Command1.Enabled = True
Timer2.Enabled = False

6.  Kemudian pada Command3/button Close, isikan code

Private Sub Command3_Click()
Unload Me
End Sub

7.  Pada timer1, isikan code

Private Sub Timer1_Timer()
Timer1.Tag = Bill + Harga
Bill = Timer1.Tag
Label1.Caption = “: Rp. ” & Bill & “,-“
End Sub

8. Pada timer2, ketik code berikut

Label7 = “: ” & Format(Time, “hh:mm:ss”)
lblDurasi = “: ” & DateDiffX(JamMulai, Format(Time, “hh:mm:ss”), True)

Selesai sudah, billing yang kita buat. Untuk mencoba billing, pilih Run/F5.

Untuk mencoba code lengkapnya download disini.

Demikian semoga bermanfaat.

Billing Rental Komputer dengan Visual Basic 6


Mungkin diantara kita dulu, sewaktu kuliah ataupun masih sekolah sering ke warung internet (Warnet). Sewaktu kuliah, saya inget betul, bagaimana tahun pertama untuk mengakses internet harus rela menempuh jarak kurang lebih 10 km naik angkot. Maklum, kampus saya termasuk daerah pinggiran dan belum ada saluran telepon dari Telkom. Untuk ke warnet aja butuh perjuangan ekstra, naik angkot dua kali, belum lagi kalau apes sampai warnet kadang belum buka karena OP nya masih belum bangun.

Tahun kedua agak lumayan, walau jalur telepon belum bisa masuk kawasan sekitar kampus, tapi sudah ada warnet yang dibuka. Jadi perjuangan lebih mudah. Dan baru tahun ketiga, di setiap fakultas ada satu laboratorium internet untuk umum.

Dari pengalaman itu, satu hal yang mengusik pikiran saya, yaitu bagaimana sih ngakalin yang namanya billing rental internet?

Maklum, kan sewaktu tahun pertama saya dapat kuliah pemrograman jadi kadang ada program yang aneh jadi penasaran. Akhirnya, suatu ketika saat mengobrak-abrik isi harddisk PC salah satu warnet, saya menemukan master billing client yang dipakai. Nah, dari sini saya inisiatif mengcopy master tersebut untuk di install di rental komputer saya. Maksud hati, pingin punya billing rental komputer gratis, eh malah kena musibah. Saat master billing tersebut di install, dan berhasil, kemudian saya coba jalankan billing, ya namanya juga asal copy dan gak paham bagaimana installasi yang benar, ternyata saat mau di non aktifkan program tersebut minta username dan passowrd. Inilah kesalahannya, tidak tahu username dan password tapi berani install. Akhirnya, program ngelock alias PC tidak bisa diapa-apain. Terpaksa deh, direstart dan masuk DOS, kemudian dihapus directory program billing tersebut dan Alhamdulillah berhasil. Syukur, masih selamat gak perlu install windows.

Dari kejadian ini, keinginan memiliki billing buat rental saya masih kuat. Dan akhirnya terfikir, setiap ke warnet, saya perhatikan bagaimana billing yang ‘asli’ bekerja. Dan saya putuskan untuk membuat sendiri dengan rasa alakadarnya. Ditambah lagi, sewaktu punya rental, kita selalu dipusingkan dengan perhitungan berapa lama user memakai komputer, karena kita kadang tidak mencatat jam mulai dan user sendiri juga tidak ingat. Nah, gimana coba? Pusing kan?

Dan saat ini, karena saya sudah tidak memiliki rental komputer, saya terfikir, kenapa tidak saya pajang aja disini. Siapa tahu ada yang butuh, atau pingin belajar? Ya, namanya siapa tahu, boleh dipakai boleh tidak.

Nah, bagaimana sih billing yang akan saya buat ini bekerja, dan apa aja fiturnya?

Pada dasarnya,yang nama billing adalah menghitung waktu kemudian mengalikan dengan harga, sehingga didapat biaya sewa. Misalnya, kita menyewa komputer selama 1,5 jam, sementara harga sewa Rp 1.000/jam, maka kita harus membayar Rp 1.500.

Dengan logika yang sederhana ini, kita bisa membuat sendiri billing untuk rental komputer. Dan kemudian ditambah sedikit database, kita bisa mengetahui dalam sehari, berapa rupaih hasil sewa komputer dan dalam sebulan berapa rupiah hasil sewanya. Jika kita ingin tahu saldo untuk dari sewa jasa komputer, kita bisa menambahkan menu lain, yaitu menu pengeluaran dan pemasukan lain. Dan pada menu yang lain kita bisa membuat kalkulasi saldo dalam satu bulan berapa keuntungan jasa rental komputer kita.

Pada program yang saya desain ini, menyediakan fitur yang saya rasa saya perlukan selama mengelola rental komputer. Jadi, nanti jika ada yang ingin menambahkan atau mengurangi sesuai kebutuhan, ya monggo dimodif sendiri ya….

Perhitungan Waktu

Dalam membuat billing, kita akan membuat perhitungan lama penggunaan rental komputer. Pada VB 6, kita bisa memanfaatkan fasilitas jam system pada komputer. Yaitu dengan algoritma, setiap selang waktu yang ditentukan kita membaca waktu sekarang dan mengurangi dengan waktu mulai. Dari ini akan didapatkan selisih waktu. Dalam code VB untuk membuat algoritma ini bisa digunakan code sebagai berikut:

jam = Hour(dEnd - dStart)

menit = Minute(dEnd – dStart)

detik= Second(dEnd – dStart)

dari code di atas, kita bisa mengetahui selisih antara dua waktu yang berbeda. Kemudian, dari selisih waktu yang didapat, kita kalikan dengan harga sewa.

Misalnya: waktu mulai sewa jam 12:00:00, kemudian waktu selesai jam 14:15:00, dan harga sewa perjam Rp. 1.000. Maka,

Jam = 14 – 12 = 2

Menit = 15 – 00 = 15

Detik = 00 – 00 = 00

Sehingga selisihnya adalah 2:15:00, atau 2,25 jam. Kemudian lama waktu/selisih waktu dikalikan dengan harga sewa, didapatkan:

2,25 x Rp 1.000 = Rp 2.250

Database

Jika kita ingin mencatat hasil sewa selama satu hari, satu pekan, satu bulan dan seterusnya, maka kita perlu membuat sebuah database. Database ini adalah untuk mencatat semua transaksi yang terjadi, sehingga nanti pada akhir bulan atau akhir tahun, bisa dijumlah dan diketahui untung dari jasa rental komputer.

Kita bisa membuat database yang sederhana, yaitu dengan basis MsAcces.

Form Utama


Pada form ini, user akan menghadapi sebuah tampilan fullscreen, sehingga user harus memilih kategori untuk login dan menggunakan komputer. Login dibagi menjadi 3 jenis: Member, Personal, dan Admin. Member: jika user memilih kategori ini, maka perhitungan waktu sewa akan berbeda, user akan mendapatkan sejumlah potongan harga sewa sebagai imbalan telah menjadi member. Untuk memilih kategori ini, user harus mendaftarkan diri dulu.

Jika kategori yang dipilih adalah kategori Personal, maka user akan mendapatkan harga sewa normal dengan tanpa potongan harga. Kategori ini, tidak memerlukan username dan password untuk login. Sementara kategori Admin, adalah kategori yang hanya bisa digunakan oleh pemilik rental, untuk melakukan pengaturan, misalnya harga, mengelola database dan mendaftarkan member baru.

Form Billing

Pada form ini, ditampilkan durasi waktu sewa, biaya sewa yang telah digunakan, informasi waktu mulai, dan sisa account bagi pemakai member.

Jika pemakai adalah member, maka informasi lainnya adalah, biaya sewa yang telah dipotong diskon, sisa account yang masih dimiliki, ataupun kelebihan account jika telah melewati.

Setelah user selesai menyewa komputer, maka akan muncul tampilan berikut.

Dari sini, pemilik maupun user mengetahui berapa lama masa sewa yang dipakai dan berapa biaya yang harus dibayar user. Dengan ini pemilik dan user sama-sama diuntungkan dan tidak ada yang dirugikan.

Form Database

Untuk membuat sistem administrasi yang teratur dan memudahkan monitoring keuangan, maka kita buat database sederhana. Database yang dibuat adalah untuk mencatat member dengan data password, username, account, pemasukan dan pengeluaran, serta pengaturan penetapan harga.

Tampilan di atas adalah database member yang tercatat.

Bagian di atas mencatat pengaturan harga per item yang ada, dan data usaha rental komputer yang dimiliki.

Tampilan di atas, menunjukkan transaksi yang dilakukan. Kita bisa mencatat bagi user yang melakukan lebih dari satu macam item transaksi. Kemudian total dari biaya yang harus dibayar akan diketahui, jika user membayar dengan uang lebih, maka akan langsung diketahui kembalian yang harus diterima.

Bagian ini untuk mencatat member yang akan dibuat. Isian-isian apa saja yang harus dimasukkan. Bisa juga untuk mengedit data yang telah ada.

Form Kalkulator


Selain fitur hitung transaksi lengkap, juga ada fitur kalkulator untuk menghitung transaksi yang hanya diikuti dengan transaksi cetak.

Dan satu fitur yang tidak kalah penting adalah, jika tiba-tiba komputer mati dan billing belum dimatikan, maka ketika komputer sudah normal, maka kita masih bisa mendapatkan data log yang tersimpan. Hal ini sangat penting, agar ketika hal ini terjadi, tidak terjadi kebingungan dalam perhitungan.

Untuk mempelajari lebih lengkap tentang billing rental komputer ini, silakan mempelajari source berikut.

Demikian, semoga berguna.

Download Source Billing Rental Komputer VB 6

%d blogger menyukai ini: