Posts from the ‘Uncategorized’ Category

Request Data Ke Web Server dengan Metode POST pada ESP8266


Pada tutorial ini kita akan mencoba membahas tentang penggunaan ESP8266 untuk meminta (request) ke web server. Pada artikel ini metode yang akan digunakan adalah metode POST. Metode ini adalah salah satu metode untuk request data ke web server, karena selain metode POST ada juga metode  GET. Seperti kita ketahui bahwa semua pertukaran data melalui web adalah menggunakan protokol HTTP, nah sekarang apakah yang dimaksud dengan HTTP?

Apakah HTTP?

The Hypertext Transfer Protocol (HTTP) didesain untuk memungkinkan berlangsungnya komunikasi antara client dan server.

HTTP bekerja berdasarkan protokol permintaan-respon (request-response) antara client dan server. Setiap pesan HTTP adalah antara request ataun respon. Pada sebuah server mekanismenya adalah, server akan memperhatikan koneksi request, parsing setiap pesan yang diterima, menginterpretasikan pesan dan mengidentifikasi pesan berdasarkan target request, terakhir adalah merespon request dengan sebuah pesan atau lebih yang sesuai. Pada sisi client akan merekontruksi pesan yang diterima sesuai dengan tujuan komunikasi awal, dan mencoba memeriksa respon server untuk menentukan hasilnya.

Dua Metode HTTP Request: POST dan GET

Pada umumnya metode yang digunakan adalah POST dan GET:

  • POST: request data dari resource tertentu
  • GET: submit data untuk diproses pada resource tertentu

Contoh Coding ESP8266 Menggunakan Metode POST

/*
 * HTTP Client POST Request
 * Copyright (c) 2018, circuits4you.com
 * All rights reserved.
 * https://circuits4you.com 
 * Connects to WiFi HotSpot. 
 * source: https://circuits4you.com/2018/03/10/esp8266-nodemcu-post-request-data-to-website/
 */

#include <ESP8266WiFi.h>
#include <WiFiClient.h> 
#include <ESP8266WebServer.h>
#include <ESP8266HTTPClient.h>

/* Set these to your desired credentials. */
const char *ssid = "SSID_NAME";  //Ganti dengan nama SSID
const char *password = "SSID_PASSWORD"; //Ganti dengan password SSID

//Web/Server address to read/write from 
const char *host = "produk-inovatif.com";   //nama website atau IP address dari server

//=======================================================================
//                    Power on setup
//=======================================================================

void setup() {
  delay(1000);
  Serial.begin(115200);
  WiFi.mode(WIFI_OFF);        //Prevents reconnection issue (taking too long to connect)
  delay(1000);
  WiFi.mode(WIFI_STA);        //This line hides the viewing of ESP as wifi hotspot
  
  WiFi.begin(ssid, password);     //Connect to your WiFi router
  Serial.println("");

  Serial.print("Connecting");
  // Wait for connection
  while (WiFi.status() != WL_CONNECTED) {
    delay(500);
    Serial.print(".");
  }

  //If connection successful show IP address in serial monitor
  Serial.println("");
  Serial.print("Connected to ");
  Serial.println(ssid);
  Serial.print("IP address: ");
  Serial.println(WiFi.localIP());  //IP address assigned to your ESP
}

//=======================================================================
//                    Main Program Loop
//=======================================================================
void loop() {
  HTTPClient http;    //Declare object of class HTTPClient

  String ADCData, ADC2,ADC3, station, postData, ADC4;
  int adcvalue=analogRead(A0);  //Read Analog value of LDR
  
  ADCData = String(adcvalue);   //String to interger conversion
  ADC2 = String(adcvalue*2);   //String to interger conversion
  ADC3 = String(adcvalue*3);   //String to interger conversion
  ADC4 = String(adcvalue*0.5);   //String to interger conversion
  station = "A";

  //Post Data
  postData = "lembab=" + ADCData + "&suhuUdara=" + ADC2 + "&suhuAir=" + ADC3 + "&tinggiAir=" + ADC4 ;
  
  http.begin("http://produk-inovatif.com/esp8266/post_demo.php");              //Specify request destination
  http.addHeader("Content-Type", "application/x-www-form-urlencoded");    //Specify content-type header

  int httpCode = http.POST(postData);   //Send the request
  String payload = http.getString();    //Get the response payload

  Serial.println(httpCode);   //Print HTTP return code
  Serial.println(payload);    //Print request response payload

  http.end();  //Close connection
  
  delay(5000);  //Post Data at every 5 seconds
}
//=======================================================================

Program Pada Sisi Server

<?php
//Creates new record as per request

    //Connect to database
    $servername = "localhost";
    $username = "root";
    $password = "password";
    $dbname = "dbcontoh";

    // Create connection
    $conn = new mysqli($servername, $username, $password, $dbname);
    // Check connection
    if ($conn->connect_error) {
        die("Database Connection failed: " . $conn->connect_error);
    }

    //Get current date and time
    date_default_timezone_set('Asia/Jakarta');
    $d = date("Y-m-d");
    //echo " Date:".$d."<BR>";
    $t = date("H:i:s");

    if(!empty($_POST['lembab']) && !empty($_POST['suhuUdara']) && !empty($_POST['suhuAir']) && !empty($_POST['tinggiAir']))
    {
        $lembab = $_POST['lembab'];
        $suhuUdara = $_POST['suhuUdara'];
        $suhuAir = $_POST['suhuAir'];
        $tinggiAir = $_POST['tinggiAir'];
        
        echo " lembab:".$lembab."<BR>";
        echo " suhu Udara:".$suhuUdara."<BR>";
        echo " suhu Air:".$suhuAir."<BR>";
        echo " tinggi Air:".$tinggiAir."<BR>";

        $sql = "UPDATE  dbcontoh.dataTemp SET kelembaban='".$lembab."', suhuUdara='".$suhuUdara."', suhuAir='".$suhuAir."', tinggiAir='".$tinggiAir."' WHERE id='1'";
// mysql_query($SQL);
        if ($conn->query($sql) === TRUE) {
            echo "OK";
        } else {
            echo "Error: " . $sql . "<br>" . $conn->error;
        }
    }


    $conn->close();
?>

Selanjutnya Anda dapat mengembangkan sendiri sesuai dengan kebutuhan.

Semoga bermanfaat.

 

Referensi:

ESP8266 (NodeMCU) post request data to website

 

PENGARUH KONTROL NUTRISI PADA PERTUMBUHAN KANGKUNG DENGAN METODE HIDROPONIK NUTRIENT FILM TECHNIQUE (NFT)


 Abstrak

Hidroponik merupakan metode bercocok tanam tanpa menggunakan tanah. Tiga unsur utama dalam tanaman hidroponik yaitu, Air, cahaya dan juga nutrisi. Selain air tanaman hidroponik juga menggunakan media-media tanam seperti, serabut kelapa, batu bata, arang sekam, pasir, rockwool,busa, dsb. Sistem hidroponik dapat memberikan suatu lingkungan pertumbuhan yang lebih terkontrol. Dengan pengembangan teknologi, kombinasi sistem hidroponik dengan membran mampu mendayagunakan air, nutrisi secara nyata lebih efisien (minimalis system) dibandingkan dengan kultur tanah (terutama untuk tanaman berumur pendek). Kangkung merupakan sejenis sayuran daun yang dapat berumur panjang dan dapat tumbuh dengan cepat. Kangkung mempunyai daun panjang dengan ujung agak tumpul berwarna hijau, bunganya berwarna putih ke kuning-kuningan atau kemerah-merahan biasa ditanam di rawa-rawa, pinggir kolam atau tanah berlumpur. Sebagai pembanding dibuat juga sistem hidroponik NFT kontrol dan tanpa kontrol nutrisi, untuk mengetahui perbandingan anatara keduanya. Pada sistem hidroponik dengan kontrol nutrisi, nutrisi di 1100 ppm dengan tinggi rata-rata tanaman 53,08 cm, panjang akar rata-rata 24,7 cm, warna daun rata-rata 3, panjang daun rata-rata 17,6 cm. Untuk sistem hidroponik tanpa kontrol nutrisi memiliki ppm di 1178, tinggi rata-rata tanaman 41,6 cm, panjang akar rata-rata 22,9 cm, warna daun rata-rata 2,8, panjang daun rata-rata 16,1 cm.

sumber: urbanina.com

Pendahuluan

Kangkung merupakan sejenis sayuran daun yang dapat berumur panjang dan dapat tumbuh dengan cepat. Produksi kangkung di Indonesia cukup tinggi di tahun 2003-2006 rata-rata produksi meningkat sekitar 12,97% tetapi pada saat 2007 mengalami penurunan peningkatan produksi hal ini kemungkinan disebabkan varietas tanaman yang tidak cocok, kultur teknis yang kurang baik atau pengendalian hama/penyakit yang kurang efektif [1]. Salah satu daerah penghasil kangkung adalah Bogor. Peningkatan produksi kangkung di Bogor mencapai 56,66% ini disebabkan iklim cuaca di Bogor cocok dengan budidaya tanaman kangkung.

Hidroponik merupakan metode bercocok tanam tanpa menggunakan tanah. Tiga unsur utama dalam tanaman hidroponik yaitu, Air, cahaya dan juga nutrisi. Penggunaan sistem hidroponik tidak mengenal musim dan tidak memerlukan lahan yang luas dibandingkan dengan kultur tanah untuk menghasilkan satuan produktivitas yang sama.
Pada penelitian ini penulis melakukan kontrol nutrisi pada ppm yang paling bagus dan melihat hasil dari kontrol nutrisi yang dilakukan terhadap hasil pertumbuhan tanaman.

Dasar Teori

Hidroponik

Hidroponik adalah teknologi modern dalam penanaman tanpa menggunakan media tumbuh dari dalam tanah. Secara umum hidroponik berarti penanaman dalam air yang mengandung campuran hara yang berasal dari nutrisi. Tanaman hidroponik hanya membutuhkan air yang ditambahkan dengan nutrisi sebagai sumber makanan untuk tanaman hidroponik tersebut.


NFT (Nutrient Film Technique)

NFT (Nutrient Film Technique) adalah suatu metode budidaya tanaman dengan akar tanaman tumbuh pada lapisan nutrisi yang dangkal dan tersirkulasi, sehingga tanaman dapat memperoleh air, nutrisi dan oksigen.  Air yang berisi larutan nutrisi akan bersirkulasi terus menerus selama 24 jam dibantu dengan pompa.Kebutuhan dasar yang harus terpenuhi dalam sistem NFT (Nutrient Film Technique) adalah talang, tangki penampung dan pompa. Pompa berfungsi untuk mengalirkan nutrisi dari tangki penampung ke talang dengan bantuang selang atau pipa. Sirkulasi air pada sistem hidroponik NFT (Nutrient Film Technique) dapat dilihat pada gambar 2.1. larutan nutrisi yang berada di bak penampung air bersirkulasi melalui pompa air yaitu dari bak penampung air menuju talang kemudian kembali lagi pada bak penampungan air.

Pengelolaan Nutrisi

Nutrisi merupakan sumber makanan untuk tanaman dalam sistem hidroponik berupa cairan, nutrisi juga penting untuk pertumbuhan selain itu untuk mendapatkan kualitas hasil yang bagus untuk tanaman hidroponik sehingga harus tepat komposisinya. Tanaman membutuhkan 16 unsur hara/nutrisi untuk pertumbuhan yang berasal dari udara, air, pupuk. Unsur-unsur yang paling dasar yaitu, C(Carbon), H(Hydrogen), O(Oxygen), Nutrisi makro akan diserap oleh tanaman dalam jumlah banyak, dan lebih dikenal dengan makanan tumbuhan yaitu N(Nitrogen), P(fosfor), K (Kalium) ketiganya sering digunakan untuk setiap tanaman. Nitrogen berperan sebagai pembentukan atau pertumbuhan bagian vegetatif seperti daun, batang, akar dan juga dapat meningkatkan kadar protein dan klorofil pada tanaman, jika suatu tanaman kekurangan nitrogen maka proses pertumbuhan akan lambat dan terlihat daun tanaman yang berwarna kuning, Fosfor berperan sebagai pembentukan bunga,buah dan biji dan juga dapat memperkuat batang, jika kekurangan Fosfor maka memperlambat kematangan biji dan buah, dan Kalium berperan sebagai mendukung proses fotosintesis tanaman serta memperkuat batang dan akan agar tidak mudah roboh atau terserang penyakit, Kekurangan Kalium tanaman rentan terhadap penyakit dan membuat tanaman busuk. Nutrisi Mikro akan diserap oleh tanaman dalam jumlah sedikit yaitu Mg (Magnesium), Ca (Kalsium), S (Sulfur), B (Boron), Cu (Tembaga), Zn (Zinc), Fe (Besi), Mo(Molibdenum), Mn (Mangan), Co(Cobalt). Keberhasilan sistem budaya hidroponik tergantung pada nutrisi yang diberikan agar tidak menyebabkan serapan yang berlebihan.

Kangkung

Kangkung merupakan tanaman yang tumbuh dengan cepat dan memberikan hasil dalam waktu 25-30 hari sesudah dilakukan penyamain. Tanaman kangkung biasa tumbuh sepanjang tahun bisa ditemukan di dataran tinggi ataupun dataran rendah khusunya kawasan yang berair dengan suhu 20-30°C.

Sistem Sensor ppm

Sistem pengukuran konsentrasi nutrisi dilakukan menggunakan sensor EC (Electrical Conductivity) yang berfungsi sebagai menghitung jumlah larutan nutrisi dan akan dipasang pada bak pencampuran nutrisi. Nutrisi A dan nutrisi B akan dipisah dalam sebuah wadah yang masing-masing akan dikontrol oleh mikrokontroller supaya nutrisi dalam bak terjaga. Jika ketersediaan nutrisi di bak pencampuran terjadi kekurangan nutrisi A atau nutrisi B maka sistem akan berjalan sesuai kekurangan jumlah nutrisi di bak pencampuran. Adapun persamaan 2.1
untuk menghitung jumlah ppm.
Pada ppm, Konsentrasi dinyatakan sebagai jumlah zat terlarut dalam 1.000.000 bagian larutan. Satuan yang dipakai berat per berat dengan satuan berat yang sama misalnya gram per gram atau mg per mg dan seterusnya.

Dilakukan pengamatan selama proses tanam 30 hari.  Pengamatan dilakukan pada keduahidroponik, yaitu hidroponik kontrol ketersediaan nutrisi dan tanpa kontrol nutrisi. Pada hidroponik tanpa kontrol dilakukan monitoring ppm setiap hari dan dilakukan penambahan air dan nutrisi secara manual. Sedangkan untuk hidroponik kontrol dilakukan pengamatan setiap hari juga. Gambar 4.10 dan gambar 4.11 menunjukan perbandingan ppm selama 30 hari.
Adapun hasil pengamatannya ditampilkan pada gambar 4.10, nilai ppm yang terbaca tanpa kontrol menggunakan TDS meter di sistem hidroponik Nutrient Film Technique (NFT) yang di dapat sekitar lebih dari 1100 dan yang paling besar di 1176 ppm yang dialirkan pada sistem hidroponik karena pemberian nutrisi yang tidak dikontrol ketersediaannya. Sedangkan nilai nutrisi yang dikontrol 1100 ppm cenderung berada di range
mendekati 1100 ppm sesuai dengan yang diharapkan. kedua tanaman pun sama di 1100 ppm dengan perbandingan kontrol nutrisi dan tanpa kontrol nutrisi.

Respon Pertumbuhan Tinggi Batang Kangkung
Pada bagian ini dilihat respon pertumbuhan 16 tanaman kangkung selama 30 hari. Pengambilan data diambil secara manual menggunakan penggaris untuk mengukur ketinggian batang dari mulai penyemaian 10 hari sampai penanaman 30 hari yang ditanam dengan sistem hidroponik NFT.
Dari data Grafik Gambar 4.13 terlihat bahwa rata-rata pertumbuhan tinggi batang yang dikontrol dengan nutrisi 1100 ppm. Pada awal pertumbuhan masih 0 karena masa penyemaian dari benih kangkung. Pada awal pertumbuhan setelah penyemaian rata-rata tinggi batang kangkung yang terkontrol nutrisi yaitu 1,85 cm dan rata-rata pertumbuhan kangkung yang tanpa kontrol nutrisi yaitu 1,80 cm pertumbuhannya mendekati sama karena sebelumnya masih masa penyemaian dengan perlakuan yang sama. Pertumbuhan di akhir kangkung dengan kontrol nutrisi 1100 ppm mempunyai rata-rata tinggi sekitar 53,08, sedangkan pertumbuhan kangkung tanpa kontrol nutrisi rata-rata tinggi batangnya yaitu 41,6 berbeda jauh mempunyai selisih sekitar 11,4, kangkung dengan kontrol nutrisi lebih tinggi dibandingkan dengan kangkung yang tanpa kontrol nutrisi terlihat dari gambar 4.13.

Respon Pertumbuhan Panjang Akar

Pada hasil pertumbuhan panjang akar daun diambil 3 hari sekali menggunakan penggaris untuk mengukur panjang daun. Pengambilan data selama 10 hari penyemaian dan 30 hari masa tanam.

Dari data grafik gambar 4.15 terlihat bahwa rata – rata pertumbuhan panjang akar kangkung yang dikontrol pada 1100 ppm lebih panjang pada awal pertumbuhan yaitu 0,97 cm walaupun tidak berbeda jauh dengan yang tidak dikontrol 0,96 karena masih masa penyemaian kangkung dengan selisih awal pertumbuhan panjang akar kangkung adalah 0,01 cm Pertumbuhan panjang akar kangkung pada akhir pertumbuhan berbeda, rata – rata pertumbuhan akar kangkung dengan control 1100 ppm 24,7 cm dan rata – rata panjang akar kangkung tanpa kontrol adalah 22,9 cm dengan selisih akhir pertumbuhan panjang akar kangkung adalah 1,8 cm. Terlihat pada gambar 4.14 rata – rata pertumbuhan akar kangkung dengan kontrol 1100 ppm lebih panjang dibanding dengan pertumbuhan panjang akar kangkung tanpa kontrol. Akar pada kangkung tanpa kontrol lebih pendek dan ada yang tebal akarnya sehingga air yang mengalir pada sistem hidroponik NFT terhambat dan keluar dari pipa. Kebocoran ini yang menyebabkan air pada bak nutrisi habis dan tanaman bisa kekurangan air.

Respon Pertumbuhan Panjang Daun

Pengukuran panjang daun dilakukan dengan menggunakan penggaris selama masa pertumbuhan dari mulai 10 hari penyemaian dan 30 hari masa tanam di sistem hidroponik NFT.

Dari data Grafik Gambar 4.17 terlihat bahwa rata-rata pertumbuhan panjang daun yang dikontrol dengan nutrisi 1100 ppm. Pada awal pertumbuhan masih 0 karena masa penyemaian dari benih kangkung. Pada awal pertumbuhan setelah penyemaian rata-rata panjang daun kangkung yang terkontrol nutrisi yaitu 1,68 cm dan rata-rata pertumbuhan panjang daun kangkung yang tanpa kontrol nutrisi yaitu 1,25 cm pertumbuhannya mempunyai selisih 0,43 karena sebelumnya masih masa penyemaian dengan perlakuan yang sama. Pertumbuhan di akhir panjang dau kangkung dengan kontrol nutrisi 1100 ppm mempunyai rata-rata panjang sekitar 17,6, sedangkan pertumbuhan panjang daun kangkung tanpa kontrol nutrisi rata-rata panjang daunnya yaitu 16,1 mempunyai selisih sekitar 1,5, kangkung dengan kontrol nutrisi lebih panjang daunnya dibandingkan dengan kangkung yang tanpa kontrol nutrisi terlihat dari gambar 4.17.

Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, maka diperoleh kesimpuan sebagai berikut:

  1. Sistem Pengairan yang dibangun untuk mendistribusikan larutan nutrisi pada sistem hidroponik NFT tidak terjadi pengendapan nutrisi.
  2. Kontrol nutrisi yang dipilih yaitu 1100 dalam penelitian ini menunjukan nutrisi di 1100 ppm unggul pertumbuhannya dalam segi tinggi batang, panjang akar,panjang daun, dan warna daun.
  3. Hasil dari perbandingan nutrisi tanpa kontrol dan dengan kontrol nutrisi menunjukan bahawa dengan kontrol nutrisi pertumbuhan kangkung pada sistem hidroponik ini berhasil dan bisa memberikan nutrisi secara otomatis dengan berada tidak jauh dari 1100 ppm dan menghasilkan pertumbuhan kangkung
    yang unggul dibandingkan dengan pertumbuhan kangkung yang tanpa kontrol.

 

 

Sumber:

PENGARUH KONTROL NUTRISI PADA PERTUMBUHAN KANGKUNG DENGAN METODE HIDROPONIK NUTRIENT FILM TECHNIQUE (NFT)

Siti Nurdianti Sholihat, M.Ramdlan Kirom S.Si.,M.Si, Dr.Eng Indra Wahyudhin Fathonah S.Si.,M.Si

Contoh Array dalam Labview


Pada labView, bekerja terkait dengan array adalah suatu yang penting, tidak terkecuali dengan program yang lain. Sama halnya dengan Matlab, pada LabView penggunaan array juga merupakan suatu hal yang sangat penting.

Pada panel LabView, kita dapat membuat sebuah array dengan langkah-langkah seperti berikut:

[Baca selengkapnya tutorial]

 

Driver Laptop HP G5000, Windows XP


1. Driver Wifi/WAN

2. Driver Sound

3. Driver VGA

4. Driver Modem

5. Keyboard
OS= Windows XP

SMS Gateway


Mungkin diantara kita sering mendengar istilah SMS Gateway, sebenarnya apakah maksud istilah tersebut?

Ya, dari istilah tersebut mungkin kita dapat menerka/menebak maksudnya. Secara istilah gateway bisa diartikan sebagai pintu masuk-keluar atau penghubung. Sehingga secara istilah, SMS gateway bisa dimengerti sebagai sebuah sistem yang menjadi penghubung masuk dan keluarnya pesan singkat/SMS antara perangkat HP  dan komputer yang menjadi basis aplikasinya.

Sebagai ilustrasinya adalah seperti diperlihatkan pada gambar berikut:

(sumber: http://blog.ilkom-unpak.net/wp-content/uploads/2012/08/sms-xpert-gateway.png)

Dari gambar di atas kita bisa mengerti bahwa sebuah sistem SMS gateway penghubung antara user melalui handphone atau yang lain ke sebuah program aplikasi yang ada pada sebuah komputer atau jaringan. Biasanya aplikasi yang dibuat terkait dengan database. Aplikasi yang dibuat bisa berbasis web ataupun berbasis dekstop.

SMS gateway bisa digunakan oleh provider content, sebuah komunitas, ataupun perseorangan yang memiliki tujuan untuk memberikan pelayanan kepada orang banyak melalui media SMS. Misalnya saja, sebuah content provider membuka layanan untuk berlangganan RBT bagi pengguna handphone, ataupun sebuah lembaga survei untuk mendapatkan data melalui pooling. Bisa juga SMS gateway dimanfaatkan oleh sebuah sekolah atau perusahaan untuk memberikan jasa layanan kepada siswa/karyawan dalam mengakses sebuah informasi.

Keuntungan SMS Gateway

Dengan menggunakan diantaranya adalah, dapat mengirim SMS massal kepada user secara otomatis ataupun dapat menerima SMS masuk dan memberikan balasan secara langsung sesuai dengan ketentuan yang ada secara otomatis. Selain itu, masih banyak lagi keuntungan menggunakan SMS gateway tergantung dari penggunanya.

Kebutuhan Perangkat SMS Gateway

Untuk membuat sebuah sistem SMS gateway, Anda hanya membutuhkan setidaknya:

  1. Sebuah komputer PC/laptop

  2. Sebuah handphone atau modem

  3. Kabel data untuk menghubungkan PC dan modem/handphone

Selain perangkat hardware di atas, kita membutuhkan sebuah software yang bertugas untuk membaca SMS, membaca database dan membalas SMS. Software ini dapat dibuat dengan berbasis web ataupun berbasis dekstop stand alone.

Cara Kerja SMS Gateway

  1. User mengirimkan pesan sesuai format tertentu

misalnya: NILAI<spasi>[semester] kirim ke 0812345678

maksudnya adalah, user meminta nilai pada semester tertentu pada SMS gateway

  1. Kemudian, SMS masuk ke handphone/modem server dan dibaca
  • jika format yang diterima salah, biasanya akan dikirimkan balasan petunjuka kesalahan

  • jika format benar, maka software akan mencari pada database nilai pada semester yang dimaksud

  1. Jika data ditemukan, maka dikirimkan kepada nomer pengirim

  2. Isi SMS masuk dan keluar disimpan pada database

Demikian, semoga bermanfaat.

— Rohmadi —

Lowongan Asisten Teknisi


Asisten Teknisi

  • Laki-laki/Perempuan
  • Lulusan SMK Elektronika
  • Memiliki keterampilan menyolder komponen SMD
  • Tekun, ulet, pantang menyerah
  • Mengerti trouble shooting rangkaian elektronika analog
  • Bersedia tinggal di mess
Job title: Pemula
Job function: Asisten Teknisi
Work location: Kota Tangerang
Level of education: SMK/D3
Major: Teknik Elektronika
Work experience:
Offering salary:
Requirements: – Memiliki keterampilan menyolder komponen SMD- Mampu melakukan trouble shooting pada rangkaian analog

-Tekun dan teliti

Job description: – Membuat rangkaian dengan komponen SMD- Melakukan trouble shooting rangkaian elektronika analog

– Mendapat fasilitas mess gratis dan bersedia tinggal di mess

kirimkan CV dan lamaran ke:

roohmadi@yahoo.com

sertakan kode AT

Posting date: 16 Oktober 2011
Closing date: 29 Oktober 2011
Company:PT Edwar Technology
Industry:Riset and Development
Contact person:Rohmadi
Company Web site:http://www.edwartechnology.com

Halaman Baru


Halaman situs ini juga memiliki alamat lain di Rohmadi-blogspot. Untuk mendapatkan artikel yang lebih baru, silakan mengunjungi blog kami yang baru.

 

Terima kasih

Kumpulan PDF


E-book:

1. Analog Circuit Techniques with Digital Interfacing.pdf

2. Data Acquisition for Instrumentation and Control Systems.pdf

3. DSP for Matlab and LABView.pdf

4. Electromagnetics for High-Speed Analog and Digital Communication Circuits.pdf

5. SMART SENSOR SYSTEM.pdf

6. The Windows Serial Port Programming Handbook.pdf

7. USB Complete Four Edition.pdf

8. Applications Interface Programming Using Multiple Languages A Windows Programmer’s Guide 2003-03 includes CD Contents.chm

Lomba Indonesia ICT Award 2011


Kategori Lomba

Kategori Profesional

  1. e-Business: Manufacturing, logistics, supply-chainDeskripsi: Setiap piranti lunak aplikasi, perangkat keras atau kombinasinya untuk mendukung dan memungkinkan perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian proses aliran barang, jasa, dan informasi yang efisien, dan efektif,dari titik produksi ke titik konsumsi dalam rangka memenuhi kebutuhan pelanggan.
  2. e-Business: Retail, FinanceDeskripsi: Setiap piranti lunak aplikasi, perangkat keras atau kombinasinya yang ditujukan untuk membantu meningkatkan produktivitas, efisiensi dan kemudahan kerja untuk bidang ritel dan keuangan (misalnya: Aplikasi Akunting, Aplikasi Perhitungan Pajak, Aplikasi Bisnis, Aplikasi Apotik, Aplikasi Ritel, Aplikasi Micro Financing dan lain-lain)
  3. e-Business: Services (incl. e-Health, etc)Deskripsi: Setiap piranti lunak aplikasi, perangkat keras atau kombinasinya yang berhubungan dengan jasa yang diberikan kepada individu atau masyarakat baik yang bersifat komersial maupun non komersial serta memiliki fungsi untuk memelihara, monitor, melaksanakan suatu layanan tertentu. Jenis layanan terbuka untuk spektrum luas layanan dan kegiatan disampaikan oleh tim penyedia layanan untuk sebuah layanan tertentu.
  4. Industrial/Embedded ApplicationDeskripsi: Setiap sistem yang merupakan kombinasi antara piranti lunak dan perangkat keras untuk meningkatkan kinerja proses produksi atau layanan (misalnya PLC untuk kontrol industri, perangkat dan sistem optimasi, alat pemantau proses, piranti akuisisi data, SCADA, proses diskrit, smart card, dll.)
  5. e-Government: Implementation (public services, etc)Deskripsi: Setiap piranti lunak aplikasi, perangkat keras atau kombinasinya yang telah diimplementasikan oleh Instansi Pemerintah Pusat dan/atau Daerah dalam memberikan pelayanan publik yang prima dan berharga
  6. e-Government: ApplicationDeskripsi: Semua karya berupa produk TIK yang dapat memberikan nilai tambah pada berbagai bentuk jasa pelayanan publik dan proses internal administrasi pemerintahan. Nilai tambah tersebut hendaknya bisa terukur, antara lain pada peningkatan efisiensi, efektifitas, dan transparansi.
  7. e-InclusionDeskripsi: Setiap piranti lunak aplikasi, perangkat keras atau kombinasinya untuk mendukung dan mempromosikan hak-hak dan kebutuhan kelompok-kelompok tertentu yang memiliki keterbatasan dalam menggunakan TIK (misalnya komunitas tuna daksa, tuna rungu, dsb, masyarakat terpencil, dll), atau untuk meningkatkan kesejahteraan, kualitas hidup dan taraf hidup masyarakat dengan tujuan utama untuk menjembatani kesenjangan digital.
  8. e-Learning & e-Education: Content, UtilitiesDeskripsi: Semua karya inovasi dan karya kreatif memanfaatkan TIK, berupa konten pembelajaran/pengajaran dalam kerangka peningkatan kualitas sistem belajar dan mengajar.
  9. e-Learning & e-Education: Learning Management SystemsDeskripsi: Semua karya inovasi dan karya kreatif memanfaatkan TIK , berupa aplikasi perangkat lunak untuk dokumentasi, administrasi, pelacakan, dan pelaporan program pelatihan, ruang kelas dan sesi-online dan program e-learning, dan isi pelatihan/konten pengajaran atau program e-learning dalam kerangka peningkatan kualitas sistem belajar dan mengajar.
  10. SecurityDeskripsi: Setiap piranti lunak aplikasi, perangkat keras atau kombinasinya yang menyediakan dukungan otentikasi, deteksi pencegahan penyusup, antivirus, anti spyware, data dan/atau perlindungan sistem dan sistem pertahanan yang berlaku di lingkungan teknologi informasi serta sistem keamanan lainnya pada umumnya.
  11. Research and DevelopmentDeskripsi: Karya inovasi TIK yang termasuk dalam kategori ini adalah produk hasil riset terapan dan pengembangan (R&D) yang harus sudah berupa prototipe atau produk jadi. Tidak termasuk yang sudah dikomersialisasikan secara luas.
  12. Mobile GamesDeskripsi: Semua karya games yang berjalan pada Mobile Device, untuk semua platform (Android, Java, Symbian, iPhone/iPad, Windows Mobile, Blackberry, dll) yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Karya sudah berupa aplikasi jadi/siap pakai dan mempunyai nilai komersial.
  13. Mobile Applications & AdvertisingDeskripsi: Semua karya berupa aplikasi atau layanan yang berjalan pada Mobile Device, untuk semua platform (Android, Java, Symbian, iPhone/iPad, Windows Mobile, Blackberry, dll). Karya sudah berupa aplikasi jadi/siap pakai dan mempunyai nilai komersial. Mobile Advertising, yaitu penggunaan media mobile untuk mengkomunikasikan sebuah brand/produk secara persuasif dengan konsumen.
  14. Digital Content: Audio DigitalDeskripsi: Karya inovasi TIK dibidang audio yakni segala kreasi karya musik dan/atau fitur audio yang sejak proses penciptaan hingga hasil akhirnya mempergunakan piranti teknologi. Memiliki nilai estetika dan kreatifitas dibidang audio.
  15. Digital Content: Animasi DigitalDeskripsi: Karya kreatif berbasis cerita (story telling) yang dikembangkan menggunakan 3D pre-built rigs atau piranti lunak untuk 2D.Durasi produk animasi yang dilombakan minimum 30 detik maksimum 5 menit. Apabila durasi karya lebih dari 5 menit maka penilaian hanya diberikan pada 5 menit pertama.
  16. Digital Content: Video Games (termasuk Game Console, PC Game, dsb)Deskripsi: Karya kreatif berupa produk Video Game, yaitu game elektronik baik yang dapat dimainkan secara interaktif pada platform Game Console (PSP, Nintendo DS, dsb), PC dan/atau Online/web, dan mempunyai properti immersive, augmented atau virtual reality.

Kategori Pelajar

  1. SD: ApplicationDeskripsi: Semua karya inovasi TIK yang dihasilkan oleh siswa SD atau yang setingkat
  2. SD: Maze Solving RobotDeskripsi: Kemampuan Rancang bangun robot dalam bentuk perangkat keras dan perangkat lunak sebagai penerapan TIK dengan menggunakan komponen robot buatan sendiri dan/atau menggunakan “robot-kit” yang telah ada dipasaran, serta membuat program pengendalian robot sendiri dengan strategi yang direncanakan.Tujuan kategori ini adalah membuat robot yang dapat bergerak secara otomatis untuk mencapai tujuan akhir dalam arena lomba dengan mengikuti garis-jalur panduan yang telah disediakan dalam waktu sesingkat-singkatnya. Pola jalur lintasan akan ditentukan pada hari pelaksanaan lomba.

    Tim harus dapat merakit robot nya, membuat program pengendalian robot serta mencoba mobilitas robot, melalui jalur yang telah ditentukan dalam arena dalam batas waktu yang telah ditentukan. setelah itu robot akan dilombakan dalam arena yang telah ditentukan.

  3. SMP: ApplicationDeskripsi: Semua karya inovasi TIK yang dihasilkan oleh siswa SMP atau yang setingkat
  4. SMP: Obstacle RobotDeskripsi: Kemampuan Rancang bangun robot dalam bentuk perangkat keras dan perangkat lunak sebagai penerapan TIK dengan menggunakan komponen robot buatan sendiri dan/atau menggunakan “robot-kit” yang telah ada dipasaran, serta membuat program pengendalian robot sendiri dengan strategi yang direncanakan.Tujuan kategori ini adalah membuat robot yang dapat bergerak secara otomatis untuk mencapai tujuan akhir dalam arena lomba yang berisi rintangan-rintangan yang telah disediakan serta mengambil “tokens” dan memasukan kedalam wadah tertentu, dalam waktu sesingkat-singkatnya.

    Tim harus harus membawa robot yang sudah terakit dengan baik, membuat program pengendalian robot serta mencoba mobilitas robot, melewati rintangan dalam arena dalam batas waktu yang telah ditentukan. setelah itu robot akan dilombakan dalam arena yang telah ditentukan.

  5. SMP: Maze Solving RobotDeskripsi: idem no. 2
  6. SMA/K: ApplicationDeskripsi: Semua karya inovasi TIK yang dihasilkan oleh siswa SMA/K atau yang setingkat
  7. SMA/K: Obstacle RobotDeskripsi: idem no. 4
  8. SMA/K: Maze Solving RobotDeskripsi: idem no. 5
  9. Perguruan Tinggi: ApplicationDeskripsi: Semua karya inovasi TIK yang dihasilkan oleh mahasiswa Perguruan Tinggi atau yang setingkat
  10. Perguruan Tinggi: Audio Visual Digital dan Animasi DigitalDeskripsi: Karya kreatif TIK dibidang audio, video atau animasi yang dihasilkan oleh mahasiswa Perguruan Tinggi atau yang setara yang sejak proses penciptaan hingga hasil akhirnya mempergunakan piranti teknologi informasi
  11. Perguruan Tinggi: Digital Interactive MediaDeskripsi: Karya kreatif TIK berupa aplikasi dan/atau konten digital yang memberikan solusi penyampaian komunikasi secara interaktif dengan menggunakan nilai-nilai estetis, contohnya antara lain:New Media: seperti internet art, interactive art technologies (misalnya: simulasi bioteknologi dan computer robotics)

    Interactive Advertising, yaitu penggunaan interactive media online/offline sebuah brand/produk untuk berkomunikasi secara persuasif dan interaktif dengan konsumen

  12. Applicative Robot Exhibition dengan tema “Robot for Helping People from Natural Disaster”Deskripsi: Kemampuan Rancang bangun robot dalam bentuk perangkat keras dan perangkat lunak sebagai penerapan TIK dengan menggunakan komponen robot buatan sendiri dan/atau menggunakan “robot-kit” yang telah ada dipasaran. Robot yang dibuat merupakan sistem yang terintegrasi untuk menyelesaikan suatu masalah nyata atau prototype teknologi yang berguna untuk saat ini atau di masa yang akan datang.Tujuan kategori ini adalah mengembangkan kreatifas dan kemampuan peserta dalam mendesain robot yang mampu diaplikasikan untuk menyelesaikan masalah nyata sesuai dengan tema lomba.

Info Lengkap…

Artikel dan Tutorial


Interfacing Motor Stepper dengan VB 6.0

Motor Stepper adalah salah satu jenis motor DC yang sangat populer khususnya dibidang robotika. Walaupun motor stepper saat ini sudah tergeser popularitasnya dengan motor jenis lain, namun motor stepper memiliki keunggulan tersendiri yang tidak bisa digantikan oleh yang lain.

[Baca Selengkapnya]

Testing Modem GSM Wavecom dengan Visual Basic 6.0

Pada kesempatan kali ini kita akan mencoba membuat sebuah program sederhana untuk melakukan komunikasi antara Visual Basic 6.0 dengan modem GSM Wavecom. Modem Wavecom dapat diatur dengan dua mode, yaitu mode teks dan mode PDU. Untuk kesempatan kali ini kita akan menggunakan mode teks yang lebih mudah dimengerti dan mudah interfacing dengan VB 6.0.

[Baca Selengkapnya]

Membuat GUI Hello Word dengan Matlab (2)

Sebelumnya kita telah membuat GUI Hello Word, kesempatan kali ini kita akan melanjutkan dengan latihan mengganti isi dari tulisan dalam Static Text.

[Baca Selengkapnya]

Membuat GUI Hello Word dengan Matlab

Matlab, seperti halnya software development lainya juga meyediakan fitur untuk membuat aplikasi yang user friendly. Yaitu suatu tampilan yang dapat memudahkan pengguna aplikasi dalam mengoperasikannya. Dalam Matlab, kita bisa menggunakan fitur Guide untuk membuat tampilan berbasi grafis.

[Baca Selengkapnya]

Logging Data Suhu DS1820 dengan Matlab 2008

Matlab adalah singkatan dari Mathematic Laboratory, yaitu sebuah program yang dikembangkan dengan keunggulan penanganan operasi terkait dengan matematika. Saat ini matlab merupakan software paling popular yang digunakan untuk penanganan kalkulasi numerik dan desain sistem. Matlab merupakan bahasa pemrograman yang sangat optimal untuk komputasi matriks. Karena dalam toolbox matlab terdapat tool yang dapat digunakan untuk mendesain suatu system dan mensimulasikannya sehingga seorang engineer bisa mendapatkan data tanpa perlu melakukan eksperimen….

[Baca Selengkapnya]

Mengirim dan menerima SMS menggunakan HyperTerminal melalui Modem GSM Serial

Pada kesempatan ini akan saya berikan sedikit contoh bagaimana mengirim dan menerima sms menggunakan hyperterminal melalui modem GSM serial. Seperti kita sudah ketahui, bahwa program bawaan Windows® adalah sebuah program yang sangat familiar bagi orang yang hobby ataupun seorang teknisi yang sering berhubungan dengan interfacing. Hyperterminal merupakan software yang universal dan mudah penggunaannya.

[Baca Selengkapnya]

MEMBUAT GRAFIK PADA VISUAL BASIC (VB)

Pada dasarnya sebuah grafik adalah gambaran beberapa buah data pada minimal dua buah koordinat dari satu titik acuan awal (titik nol). Dengan kata lain, kita dapat menampilkan beberapa nilai data menjadi sebuah grafik yang mewakili sebuah interpretasi terhadap posisi tertentu.

Misalnya kita memiliki data sebagai berikut: Setelah dilakukan pengukuran terhadap kecepatan angin di titik Q selama tujuh hari, maka didapatkan data sebagai berikut, Hari:{Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu, Minggu}; Kecepatan rata-rata: {10, 12, 15, 8, 20, 5, 7}meter/detik.

 

[Baca Selengkapnya]

%d blogger menyukai ini: