Membangkitkan Dan Menampilkan Gelombang Multi Frekuensi Pada Matlab


Contoh berikut adalah bagaimana membuat sebuah gelombang dengan nilai frekuensi yang berbeda-beda kemudian digabungkan menjadi sebuah sinyal multifrekuensi.

close all;
clear;
a=1; %amplitudo
%—-(<7Hz), 8-12 Hz, 12-44Hz dan tinggi (>44Hz).
f1=3; % frekuensi
f2=9;
f3=25;
f4=60;
f5=150;
Fs = 80; % Sampling frequency
Fs = f5*20;
Fs=1000;
T = 1/Fs; % Sample time
L1 = 5000; % Panjang gelombang
t = (0:L1-1)*T; % Time vector
t=0:0.001:1;
t=(1:1000)*T;
x1 = a*sin(2*pi*f1*t);
x2 = a*sin(2*pi*f2*t);
x3 = a*sin(2*pi*f3*t);
x4 = a*sin(2*pi*f4*t);
x5 = a*sin(2*pi*f5*t);
x_all=x1+x2+x3+x4+x5;

figure;
subplot(3,2,1);
plot(x1);
title([‘Gelombang Sine x1 (freq=’ num2str(f1) ‘)’] )
xlabel(‘time (seconds)’)
ylabel(‘Amplitudo (Volt)’)

subplot(3,2,2);
plot(x2);
title([‘Gelombang Sine x2 (freq=’ num2str(f2) ‘)’])
xlabel(‘time (seconds)’)
ylabel(‘Amplitudo (Volt)’)

subplot(3,2,3);
plot(x3);
title([‘Gelombang Sine x3(freq=’ num2str(f3) ‘)’])
xlabel(‘time (seconds)’)
ylabel(‘Amplitudo (Volt)’)

subplot(3,2,4);
plot(x4);
title([‘Gelombang Sine x4 (freq=’ num2str(f4) ‘)’])
xlabel(‘time (seconds)’)
ylabel(‘Amplitudo (Volt)’)

subplot(3,2,5);
plot(x5);
title([‘Gelombang Sine x5 (freq=’ num2str(f5) ‘)’])
xlabel(‘time (seconds)’)
ylabel(‘Amplitudo (Volt)’)

subplot(3,2,6);
plot(x_all);
title(‘Gelombang Sine x1+x2+x3+x4+x5’)
xlabel(‘time (seconds)’)
ylabel(‘Amplitudo (Volt)’)

Pertama dibuat sebuah gelombang dengan frekuensi 3Hz. Dengan fungsi:

a=1; %amplitudo

f1=3; % frekuensi

Fs = 80; % Sampling frequency
Fs = f5*20;
Fs=1000;
T = 1/Fs; % Sample time
L1 = 5000; % Panjang gelombang
t = (0:L1-1)*T; % Time vector
t=(1:1000)*T;
x1 = a*sin(2*pi*f1*t);

figure;
subplot(3,2,1);
plot(x1);
title([‘Gelombang Sine x1 (freq=’ num2str(f1) ‘)’] )
xlabel(‘time (seconds)’)
ylabel(‘Amplitudo (Volt)’)

Selanjutnya untuk gelombang frekuensi 9Hz:

x2 = a*sin(2*pi*f2*t);

subplot(3,2,2);
plot(x2);
title([‘Gelombang Sine x2 (freq=’ num2str(f2) ‘)’])
xlabel(‘time (seconds)’)
ylabel(‘Amplitudo (Volt)’)

Gelombang dengan frekuensi 25Hz dibuat dengan script:

x3 = a*sin(2*pi*f3*t);

subplot(3,2,3);
plot(x3);
title([‘Gelombang Sine x3(freq=’ num2str(f3) ‘)’])
xlabel(‘time (seconds)’)
ylabel(‘Amplitudo (Volt)’)

Gelombang dengan frekuensi 60Hz:

f4=60;

x4 = a*sin(2*pi*f4*t);

subplot(3,2,4);
plot(x4);
title([‘Gelombang Sine x4 (freq=’ num2str(f4) ‘)’])
xlabel(‘time (seconds)’)
ylabel(‘Amplitudo (Volt)’)

Gelobang frekuensi 150Hz:

f5=150;

x5 = a*sin(2*pi*f5*t);

subplot(3,2,5);
plot(x5);
title([‘Gelombang Sine x5 (freq=’ num2str(f5) ‘)’])
xlabel(‘time (seconds)’)
ylabel(‘Amplitudo (Volt)’)

Dan untuk membuat gelombang dengan komposisi dari frekuensi 3Hz, 9Hz, 25Hz, 60Hz dan 150Hz adalah dengan cara menambahkan masing-masing gelombang menjadi satu gelombang:

x_all=x1+x2+x3+x4+x5;

subplot(3,2,6);
plot(x_all);
title(‘Gelombang Sine x1+x2+x3+x4+x5’)
xlabel(‘time (seconds)’)
ylabel(‘Amplitudo (Volt)’)

Demikian semoga bermanfaat.

 

 

Membuat Dan Menampilkan Gelombang Pada Matlab


Tulisan ini mencoba untuk memberikan contoh bagaimana membuat sebuah gelombang menggunakan script Matlab. Gelombang dapat digunakan untuk melakukan simulasi analisis sinyal pada proses selanjutnya.

Gelombang yang dibuat dapat dipilih antara gelombang periodik atau gelombang aperiodik.

Gelombang Periodik

Gelombang periodik dapat berupa gelombang sinus, cosinus, gigi gergaji ataupun gelombang kotak. Periode gelombang juga dapat diatur sesuai kebutuhan sehingga dapat dibuat gelombang dengan banyak variasi gelombang .

Berikut adalah sebuah contoh script untuk membangkitkan gelombang gigi gergaji dan gelombang kotak.

fs = 10000;
t = 0:1/fs:1.5;
x1 = sawtooth(2*pi*50*t);
x2 = square(2*pi*50*t);
subplot(2,1,1)
plot(t,x1)
axis([0 0.2 -1.2 1.2])
xlabel('Time (sec)')
ylabel('Amplitude') 
title('Sawtooth Periodic Wave')
subplot(2,1,2)
plot(t,x2)
axis([0 0.2 -1.2 1.2])
xlabel('Time (sec)')
ylabel('Amplitude')
title('Square Periodic Wave')

Gelombang Gigi Gergaji dan Kotak

Gelombang Aperiodik

Sedangkan untuk membuat sebuah gelombang Aperiodik bisa menggunakan contoh berikut:

fs = 10000;
t = -1:1/fs:1;
x1 = tripuls(t,20e-3);
x2 = rectpuls(t,20e-3);
subplot(2,1,1)
plot(t,x1)
axis([-0.1 0.1 -0.2 1.2])
xlabel('Time (sec)')
ylabel('Amplitude')
title('Triangular Aperiodic Pulse')
subplot(2,1,2)
plot(t,x2)
axis([-0.1 0.1 -0.2 1.2])
xlabel('Time (sec)')
ylabel('Amplitude')
title('Rectangular Aperiodic Pulse')

Sinyal Aperiodik

Untuk membuat gelombang pulsa misalnya pulsa Gauss atau  gelombang fungsi sinus adalah sebagai berikut:

tc = gauspuls(‘cutoff’,50e3,0.6,[],-40);
t1 = -tc : 1e-6 : tc;
y1 = gauspuls(t1,50e3,0.6);
t2 = linspace(-5,5);
y2 = sinc(t2);
subplot(2,1,1)
plot(t1*1e3,y1)
xlabel(‘Time (ms)’)
ylabel(‘Amplitude’)
title(‘Gaussian Pulse’)
subplot(2,1,2)
plot(t2,y2)
xlabel(‘Time (sec)’)
ylabel(‘Amplitude’)
title(‘Sinc Function’)

 

Referensi:

Signal Generation and Visualization

IoT: Apa itu Internet of Things (IoT)


Seiring dengan bergulirnya revolusi baru yaitu revolusi industri 4.0 sebagai akibat semakin berkembangnya teknologi. Semakin majunya teknologi semikonduktor yang mampu menyajikan sebuah chip yang semakin kecil dan dapat memproses semakin banyak perintah, maka kecepatan internet menjadi salah satu imbasnya. Selain itu semakin berkembangnya teknologi IC pemroses yang semakin mendominasi perangkat elektronik disekitar kita.

Saat ini semakin banyak perangkat elektronik yang dilengkapi kemampuan berkomunikasi antara peralatan (device) tanpa campur tangan manusia lagi. Hal inilah yang yang memicu bergulirnya revolusi industri 4.0. Perangkat elektronik ini biasa disebut perangkat yang sudah kompatibel dengan teknologi Internet of Things (IoT).

Kemudian, apakah yang disebut dengan Internet of Things (IoT)?

Internet of Things (IoT)

IoT khoahocthoidai.vn

sumber: khoahocthoidai.vn

Banyak sekali pengertian ataupun penjelasan tentang apa itu Internet of Things (IoT) tetapi semuanya ingin menjelaskan melalui pendekatan yang sesuai dengan konteksnya. Semua ingin menjelaskan apakah Internet of Things? Dari dua kata tersebut, kita dapat mengingat secara mudah konsepnya yaitu internet dan things. Jadi IoT adalah konsep yang menggambarkan dimana dua device atau lebih dapat berkomunikasi satu sama lainnya melalui sebuah jaringan/internet tanpa adanya interaksi manusia.  Biasanya IoT identik dengan konsep machine-to-machine (M2M).

Aplikasi dari IoT banyak sekali, bahkan saat ini perusahaan-perusahaan besar sudah mulai menyiapkan produknya untuk membanjiri pasar, bersaing untuk memperebutkan potensi kapitalisasi pasar yang akan semakin meningkat dari tahun ke tahun dimasa mendatang sebelum digantikan oleh yang baru. Tidak hanya perusahaan yang memiliki fokus pada hardware, tetapi sampai pada perusahaan yang awalnya berbasis software seperti google turut ambil bagian pada perkembangan ini. Dimanakah Anda dan saya saat itu?

Pada saat ini kita berada pada fase dimana IoT sedang pada masa trend naik memuncak, dimana saat ini dalam sebuah produk identik dengan adanya sensor, prosesor, software dan konektivitas yang menyatu. Biasanya produk ini akan memanfaatkan koneksi internet untuk menghubungkan device dengan suatu tempat penyimpanan yang biasnaya adalah cloud.  Dengan banyaknya data yang dikumpulkan akan menumbuhkan peluang analisis data, cloud storage, dan pemanfaatan data lainnya. Dan tidak menutup kemungkinan juga privasi setiap orang akan semakin terbuka.

Pemanfaatan teknologi yang sedang pesat saat ini jika kita dapat menyesuaikan dengan kebutuhan kita, maka nilai tambah yang sangat signifikan akan dapat kita capai. Banyak inovasi yang mungkin muncul dengan dukungan IoT, efisiensi cost, waktu dan lainnya juga nilai plus yang mungkin kita dapatkan. Selain masalah lain adalah masalah keamanan/security.

Demikian, semoga bermanfaat.

Referensi:

Mari Mengenal Apa itu Internet of Thing (IoT)

Mengenal Internet of Thing

 

Request Data Ke Web Server dengan Metode POST pada ESP8266


Pada tutorial ini kita akan mencoba membahas tentang penggunaan ESP8266 untuk meminta (request) ke web server. Pada artikel ini metode yang akan digunakan adalah metode POST. Metode ini adalah salah satu metode untuk request data ke web server, karena selain metode POST ada juga metode  GET. Seperti kita ketahui bahwa semua pertukaran data melalui web adalah menggunakan protokol HTTP, nah sekarang apakah yang dimaksud dengan HTTP?

Apakah HTTP?

The Hypertext Transfer Protocol (HTTP) didesain untuk memungkinkan berlangsungnya komunikasi antara client dan server.

HTTP bekerja berdasarkan protokol permintaan-respon (request-response) antara client dan server. Setiap pesan HTTP adalah antara request ataun respon. Pada sebuah server mekanismenya adalah, server akan memperhatikan koneksi request, parsing setiap pesan yang diterima, menginterpretasikan pesan dan mengidentifikasi pesan berdasarkan target request, terakhir adalah merespon request dengan sebuah pesan atau lebih yang sesuai. Pada sisi client akan merekontruksi pesan yang diterima sesuai dengan tujuan komunikasi awal, dan mencoba memeriksa respon server untuk menentukan hasilnya.

Dua Metode HTTP Request: POST dan GET

Pada umumnya metode yang digunakan adalah POST dan GET:

  • POST: request data dari resource tertentu
  • GET: submit data untuk diproses pada resource tertentu

Contoh Coding ESP8266 Menggunakan Metode POST

/*
 * HTTP Client POST Request
 * Copyright (c) 2018, circuits4you.com
 * All rights reserved.
 * https://circuits4you.com 
 * Connects to WiFi HotSpot. 
 * source: https://circuits4you.com/2018/03/10/esp8266-nodemcu-post-request-data-to-website/
 */

#include <ESP8266WiFi.h>
#include <WiFiClient.h> 
#include <ESP8266WebServer.h>
#include <ESP8266HTTPClient.h>

/* Set these to your desired credentials. */
const char *ssid = "SSID_NAME";  //Ganti dengan nama SSID
const char *password = "SSID_PASSWORD"; //Ganti dengan password SSID

//Web/Server address to read/write from 
const char *host = "produk-inovatif.com";   //nama website atau IP address dari server

//=======================================================================
//                    Power on setup
//=======================================================================

void setup() {
  delay(1000);
  Serial.begin(115200);
  WiFi.mode(WIFI_OFF);        //Prevents reconnection issue (taking too long to connect)
  delay(1000);
  WiFi.mode(WIFI_STA);        //This line hides the viewing of ESP as wifi hotspot
  
  WiFi.begin(ssid, password);     //Connect to your WiFi router
  Serial.println("");

  Serial.print("Connecting");
  // Wait for connection
  while (WiFi.status() != WL_CONNECTED) {
    delay(500);
    Serial.print(".");
  }

  //If connection successful show IP address in serial monitor
  Serial.println("");
  Serial.print("Connected to ");
  Serial.println(ssid);
  Serial.print("IP address: ");
  Serial.println(WiFi.localIP());  //IP address assigned to your ESP
}

//=======================================================================
//                    Main Program Loop
//=======================================================================
void loop() {
  HTTPClient http;    //Declare object of class HTTPClient

  String ADCData, ADC2,ADC3, station, postData, ADC4;
  int adcvalue=analogRead(A0);  //Read Analog value of LDR
  
  ADCData = String(adcvalue);   //String to interger conversion
  ADC2 = String(adcvalue*2);   //String to interger conversion
  ADC3 = String(adcvalue*3);   //String to interger conversion
  ADC4 = String(adcvalue*0.5);   //String to interger conversion
  station = "A";

  //Post Data
  postData = "lembab=" + ADCData + "&suhuUdara=" + ADC2 + "&suhuAir=" + ADC3 + "&tinggiAir=" + ADC4 ;
  
  http.begin("http://produk-inovatif.com/esp8266/post_demo.php");              //Specify request destination
  http.addHeader("Content-Type", "application/x-www-form-urlencoded");    //Specify content-type header

  int httpCode = http.POST(postData);   //Send the request
  String payload = http.getString();    //Get the response payload

  Serial.println(httpCode);   //Print HTTP return code
  Serial.println(payload);    //Print request response payload

  http.end();  //Close connection
  
  delay(5000);  //Post Data at every 5 seconds
}
//=======================================================================

Program Pada Sisi Server

<?php
//Creates new record as per request

    //Connect to database
    $servername = "localhost";
    $username = "root";
    $password = "password";
    $dbname = "dbcontoh";

    // Create connection
    $conn = new mysqli($servername, $username, $password, $dbname);
    // Check connection
    if ($conn->connect_error) {
        die("Database Connection failed: " . $conn->connect_error);
    }

    //Get current date and time
    date_default_timezone_set('Asia/Jakarta');
    $d = date("Y-m-d");
    //echo " Date:".$d."<BR>";
    $t = date("H:i:s");

    if(!empty($_POST['lembab']) && !empty($_POST['suhuUdara']) && !empty($_POST['suhuAir']) && !empty($_POST['tinggiAir']))
    {
        $lembab = $_POST['lembab'];
        $suhuUdara = $_POST['suhuUdara'];
        $suhuAir = $_POST['suhuAir'];
        $tinggiAir = $_POST['tinggiAir'];
        
        echo " lembab:".$lembab."<BR>";
        echo " suhu Udara:".$suhuUdara."<BR>";
        echo " suhu Air:".$suhuAir."<BR>";
        echo " tinggi Air:".$tinggiAir."<BR>";

        $sql = "UPDATE  dbcontoh.dataTemp SET kelembaban='".$lembab."', suhuUdara='".$suhuUdara."', suhuAir='".$suhuAir."', tinggiAir='".$tinggiAir."' WHERE id='1'";
// mysql_query($SQL);
        if ($conn->query($sql) === TRUE) {
            echo "OK";
        } else {
            echo "Error: " . $sql . "<br>" . $conn->error;
        }
    }


    $conn->close();
?>

Selanjutnya Anda dapat mengembangkan sendiri sesuai dengan kebutuhan.

Semoga bermanfaat.

 

Referensi:

ESP8266 (NodeMCU) post request data to website

 

VB .NET – Menghubungkan Visual Basic 2008 dengan MYSQL local server


Untuk dapat membuat koneksi antara Visual Basic 2008 dengan database MYSQL pada local server kita, maka kita harus menambahkan konektor SQL. Bagaimana caranya? Ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Anda dapat mendownload MYSQL Connector disini.  Setelah berhasil mendownload, install sampai selesai.
  2. Dari Menu Project pilih Add Reference. Kemudian pilih Browse dan cari lokasi file MySql.Data.dll. Biasanya pada directory: C:\Program Files (x86)\MySQL\MySQL Connector Net 8.0.13\Assemblies\v4.5.2
  3. Selanjutnya tinggal membuat coding sebagai berikut:

Buat sebuah file class:

Imports MySql.Data.MySqlClient
Public Class connection
    Private strCon As String = "server=localhost;user id=root;database=cipd"
    Private da As New MySqlDataAdapter
    Private cmd As New MySqlCommand
    Private dt As New DataTable
    Private Function myCon() As MySqlConnection
        Return New MySqlConnection(strCon)
    End Function
    Private conn As MySqlConnection = myCon()
    Property con() As MySqlConnection
        Get
            Return conn
        End Get
        Set(ByVal value As MySqlConnection)
            conn = value
        End Set
    End Property
    Public Sub reload(ByVal sql As String, ByVal dtg As Object)
        With cmd
            .Connection = con
            .CommandText = sql
        End With
        da = New MySqlDataAdapter(sql, con)
        da.Fill(dt)
        dtg.DataSource = dt
    End Sub
End Class

Selanjutnya pada form, coding seperti berikut:

Imports MySql.Data.MySqlClient
Public Class Form1
    Dim Mycon As connection = New connection
    Dim stud As student = New student
    Private Sub Button1_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Button1.Click
        Try
            Mycon.con.Open()
            If Mycon.con.State = ConnectionState.Open Then
                MsgBox("connected")
                Mycon.reload("SELECT * FROM tani", DataGridView1)
            Else
                MsgBox("not connected")
            End If
        Catch ex As Exception
            MsgBox(ex.Message)
        End Try
        Mycon.con.Close()
    End Sub

    Private Sub Form1_Load(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles MyBase.Load

    End Sub

End Class

 

Referensi:

http://www.uwidigital.com/2016/05/cara-menghubungkan-koneksi-vb-net-dengan-mysql-database/

http://ekasolusi.blogspot.com/2015/06/mengkoneksikan-vbnet-2008-dengan.html

File digunakan:

MySql.Data.dll

Download File

Kisah Pencipta Black Box Kehilangan Ayah karena Insiden Pesawat


David Warren. Foto: dok. Museums Victoria

JakartaBlack box atau kotak hitam menjadi benda yang paling dicari setelah ada insiden kecelakaan pesawat terbang. Rupanya kisah terciptanya black box juga dilatarbelakangi sebuah kecelakaan pesawat.

Meski disebut kotak hitam, sebetulnya warna benda itu adalah oranye. Black box mampu merekam data pesawat hingga percakapan yang ada di dalamnya sehingga amat berguna dalam investigasi penyebab kecelakaan.

Mantan KSAU Chappy Hakim yang juga pengamat penerbangan menulis dalam bukunya, ‘Berdaulat di Udara: Membangun Citra Penerbangan Nasional’, menulis bahwa mulanya black box dikembangkan untuk kebutuhan riset dan pengembangan. Sehingga industri pesawat terbang bisa terus memperbaiki diri.

Black box yang kita kenal saat ini memiliki 2 komponen besar yakni Cockpit Voice Recorder (CVR) dan Flight Data Recorder (FDR). Di kalangan pakar, istilahnya lebih populer disebut electronic flight data recorders. Sedangkan saat pertama kali ditemukan, namanya adalah ARL Flight Memory Recorder.

ARL Flight Memory Recorder pertama kali ditemukan oleh David Warren (1925-2010). Pada 1952-1983, dia bekerja di Aeronautical Research Laboratories (ARL) sebagai Peneliti Utama Sains. Lembaga yang berpusat di Melbourne, Australia, itu sekarang jadi bagian dari Defence Science and Technology Group.

Dikutip dari situs resmi Departemen Pertahanan Australia, di tahun 1953 David diminta untuk menginvestigasi penyebab kecelakaan misterius pesawat Comet. Pesawat itu tercatat yang pertama memakai mesin jet.

David terpikir untuk mendesain alat yang bisa merekam percakapan di kokpit. Namun rupanya perlu 5 tahun agar ide brilian David itu dianggap penting di dunia penerbangan.

Inspirasi untuk membuat alat perekam percakapan di pesawat sebetulnya sudah terbersit sejak David kehilangan ayahnya. Ayah David tewas pada tahun 1934 dalam insiden pesawat pertama di Australia. Insiden itu dikenal dengan peristiwa hilangnya Miss Hobart di Selat Bass.

Kado terakhir yang diterima David dari ayahnya adalah sebuah set kristal (crystal set). Gawai ini populer pada masa itu untuk mendengarkan radio.

Masa sekolahnya dia isi dengan hobi merakit radio. Hingga akhirnya di kemudian hari dirinya mendesain purwarupa black box.
(bag/tor)

Sumber: detik.com

Cara menanam hidroponik untuk pemula


cara-menanam-hidroponik-untuk-pemula

Ilustrasi hidroponik. ©2017 info-hidroponik.com

Hidroponik menjadi cara menanam tanaman yang sedang naik daun. Cara ini digemari karena untuk menanam tumbuhan tidak lagi diperlukan tanah dan lahan yang luas. Dengan memakai cara menanam hidroponik, maka Anda tidak perlu lagi memusingkan diri akan menanam di mana, karena Anda bisa menanam di mana pun. Anda bisa menggunakan bahan bekas dan bisa menggantungkannya di tembok. Tidak hanya itu saja, media bertanam menggunakan air ini bisa mengasah kreativitas Anda untuk mengolah dan menciptakan media baru untuk bercocok tanam.

Dengan menanam memakai cara hidroponik, maka hasil panen akan lebih cepat. Namun Anda juga harus memperhatikan aspek lain yaitu; ketepatan dalam pemberian nutrisi, intensitas cahaya, dan juga suhu di sekitar tanaman tumbuh. Bagi Anda yang pemula, hal yang harus Anda perhatikan adalah air nutrisi yang benar-benar tepat dan dapat terserap dengan sempurna. Hal ini karena dengan memakai cara hidroponik, maka nutrisi yang didapatkan hanya melalui air nutrisi saja.

Bagi Anda pemula yang masih bingung dengan cara bertanam hidroponik, langsung saja simak di bawah ini.

Cara menanam hidroponik

Ada beberapa cara untuk melakukan bertanam hidroponik

1. Cara menanam hidroponik menggunakan NFT (Nutrient Film Technique)

Cara ini merupakan cara paling populer yang digunakan oleh banyak orang dalam mengaplikasikan cara menanam hidroponik.

Cara menanam :

  1. Siapkan beberapa pipa atau talang, dan pompa.
  2. Lubangi pipa sesuai dengan panjangnya. Pastikan jarak satu lubang dan lubang yang lain sama.
  3. Susun pipa atau talang yang dipersiapkan untuk menjadi tempat menanam tanaman.
  4. Siapkan penampung pada ujung pipa yang lebih rendah.
  5. Pasang pompa untuk mengalirkan air nutrisi agar alirannya maksimal
  6. Cara satu ini memiliki konsep dasar menanam akar tanamannya tumbuh pada bagian lapisan nutrisi yang tidak dalam dan menjaga sirkulasinya agar tanaman tetap mendapat nutrisi, oksigen, dan air secara baik dan tercukupi.

2. Cara menanam hidroponik menggunakan WICK

Cara kedua menanam hidroponik ini juga tidak kalah terkenal dengan cara pertama. Cara ini disukai karena pembuatannya yang mudah serta bahan-bahan yang mudah didapatkan serta murah. Bahkan Anda bisa menggunakan barang bekas.

Anda hanya perlu menyiapkan :

  1. Botol air mineral 1
  2. Alat pemotong
  3. Sumbu kompor atau kain flanel
  4. Alat untuk melubangi bisa berupa solder atau paku
  5. Air nutrisi

Cara membuat :

  1. Potong botol bekas menjadi 2 bagian.
  2. Lubangi tutup botol.
  3. Gabungkan ke dua bagian botol. Caranya adalah dengan membalik bagian moncong botol menghadap ke bawah.
  4. Pasang sumbu kompor atau kain flanel pada lubang di tutup botol, pastikan sumbu atau kain bisa menyerap air nutrisi.
  5. Tanam bibit tanaman pada bagian atas botol dengan tanah secukupnya.
  6. Isi bagian botol bawah dengan air nutrisi

Dengan memakai ke dua cara menanam sayuran dan cara menanam tumbuhan dengan cara hidroponik, Anda bisa menghemat tempat dan waktu untuk perawatan. Semoga bermanfaat. [mg2]

Sumber: Merdeka.com

%d blogger menyukai ini: